10 Tahun Kerugian Investasi Ilegal Capai Rp 105,7 Triliun

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Investasi memang menjadi salah satu cara untuk memutarkan uang. Tak sedikit masyarakat yang tergiur berinvestasi dengan iming-iming keuntungan yang berlipat. Namun tidak setiap investasi yang ada legal. Melainkan banyak yang berstatus ilegal bahkan merugikan investor.

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengatakan sepanjang 10 tahun terakhir tercatat kerugian akibat investasi ilegal sebanyaksebanyak Rp 105,7 Triliun. Jumlah tersebut diperkirakan memakan korban mencapai jutaan orang.

“data yang diterima dari Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan menunjukan korban mencapai jutaan orang,”sebut Bamsoet, sapaan akrab Ketua DPR RI melalui keterangan tertulis yang diterima bukamata.co, Selasa (17/7/2018).

Loading...

Atas kasus itu ia meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan pendataan, meningkatkan pengawasan terhadap seluruh usaha investasi. Dirinya juga meminta OJK lebih selektif dalam pemberian izin operasional terhadap kegiatan investasi.

“Itu perlu guna meminimalisir kerugian yang ditimbulkan bagi masyarakat. serta dalam rangka menghadapi pasar global dan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA),”pungkasnya.

Pihaknya juga meminta agar Kepolisian melakukan penindakan tegas terhadap entitas yang terbukti melakukan kegiatan usaha investasi tanpa izin. Mengingat para pelaku merupakan orang-orang yang pernah menjalankan investasi ilegal dengan nama lain dan perusahaan lain.

“Kami mengimbau masyarakat untuk turut berpartisipasi melaporkan kepada pihak berwajib jika mengetahui informasi tentang kegiatan investasi ilegal. Terutama jika investasi tersebut menawarkan hasil atau keuntungan yang tidak wajar di kalangan masyarakat,”tuntasnya.***

Laporan : Bambang S
Editor : Adri Akbar

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here