Soal Kenaikan Dolar, Ketua DPR : Jangan Cari Kambing Hitam, Tapi Lakukan Tindakan Nyata !

BUKAMATA.CO, JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menilai pilihan Joko Widodo (Jokowi) memilih Prof. Dr. KH Maruf Amin sebagai calon wakil presiden yang akan mendampinginya di Pilpres 2019 merupakan pilihan yang tepat dan bijaksana.
Bambang Soesatyo Ketua DPR RI

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap US Dolar belakangan anjlok. Hal itu memantik respon banyak pihak. Saling serang dan hujat dialamatkan ke Pemerintah saat ini.

Menanggapi hal itu, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan para pihak agar tidak mencari kambing hitam dengan menyalahkan ‘sebab musabab’ turunnya rupiah.

“Tapi lakukanlah tindakan nyata untuk mengatasi melemahnya nilai tukar rupiah. Kita harus percaya bahwa fundamental ekonomi kita cukup kuat dengan politik yang relatif stabil,” ucap Ketua DPR, Kamis (6/9/2018).

Loading...

Diakui dia, melemahnya rupiah dapat berdampak pada sejumlah sektor industri. Itu akibat biaya produksi yang naik terutama industri yang menggunakan bahan baku berasal dari impor.

Selain meminta langkah nyata, dirinya mengaku akan mendorong Komisi XI DPR untuk meminta Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Bank Indonesia segera menyiapkan langkah-langkah antisipatif dan menerapkan kebijakan yang menguatkan nilai tukar rupiah terhadap dollar.

“Kami juga meminta Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk membuat kebijakan yang dapat membantu pelaku usaha untuk mendapatkan bahan baku industri, baik dari dalam maupun luar negeri, sehingga pelaku usaha dapat meningkatkan hasil produksi dan nilai ekspor,” tuturnya.

Untuk menjaga kondisi ekonomi, DPR dikatakan dia juga akan meminta Kementerian Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (Kemenkop UMKM), Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk membantu pelaku usaha penghasil bahan baku diberi kemudahan untuk mendapatkan investasi.

“Itu agar mampu bertahan untuk memproduksi dan meningkatkan kualitas serta kuantitas bahan baku industri sehingga pelaku industri dapat mengurangi impor untuk mendapatkan bahan baku,” tuntasnya.***

 

Laporan : Bambang S
Editor : Adri Akbar

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here