Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Berlaku Hari Ini

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi telah menandatangani Keputusan Menhub No 106 Tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri pada 15 Mei 2019 yang lalu, dan mulai berlaku efektif pada hari ini, Sabtu (18/5/2019).

Dilansir dari setkab.go.id, Budi berharap maskapai penerbangan dapat menerapkan tarif tiket sebesar 50%-80% dari ketentuan tersebut.

“Maskapai harus mengikuti regulasi tersebut,” jelasnya.

Loading...

Berikut rincian Tarif Batas Atas (TBA), Tarif Batas Bawah (TBB), dan rute penerbangannya:
1. Jakarta-Surabaya: TBA Rp1.167.000, TBB Rp408.000
2. Jakarta-Medan: TBA Rp1.799.000, TBB Rp 630.000
3. Jakarta-Palembang: TBA Rp844.000, TBB Rp295.000
4. Jakarta-Semarang: TBA Rp796.000, TBB Rp279.000
5. Jakarta-Solo: TBA Rp906.000, TBB Rp317.000
6. Jakarta-Makassar: TBA Rp1.830.000, TBB Rp641.000
7. Jakarta-Yogyakarta: TBA Rp860.000, TBB Rp301.000
8. Jakarta-Lombok Praya: TBA Rp1.396.000, TBB Rp489.000
9. Denpasar-Jakarta: TBA Rp1.431.000, TBB Rp 501.000

Budi menjelaskan bahwa kebijakan tersebut ditetapkan setelah melakukan evaluasi terhadap tarif pesawat yang dikeluhkan masyarakat terlalu tinggi.

“Kami menerima banyak keluhan dari masyarakat, komplain dari sektor pariwisata, perhotelan dan juga terjadinya inflasi,” ujarnya.

Dengan diterapkannya regulasi baru ini, Budi berharap maskapai dapat menyesuaikan.

“Kami mengharapkan bahwa maskapai LCC memberikan harga-harga yang dapat dijangkau. Misalnya menjual tiket dari tarif yang 50 persen sampai 80 persen dari batas atas itu tersedia. Sehingga masyarakat itu punya pilihan,” kata Budi.

Polana B. Pramesti, Dirjen Perhubungan Udara, mengatakan bahwa revisi Keputusan Menhub terkait penyesuaian TBA pesawat ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap aspirasi masyarakat, sekaligus tetap memperhatikan keberlangsungan industri penerbangan.

“Penurunan Tarif Batas Atas (TBA) sebanyak 12%–16% dari tarif sebelumnya sudah memperhatikan faktor-faktor substansial seperti keselamatan dan keamanan,” kata Polana.

Namun begitu, Polana mengharapkan agar masyarakat juga memahami bahwa harga tiket pesawat bersifat fluktuatif, karena penentuan dasar tarif tidak hanya dipengaruhi oleh single factor, tapi juga biaya operasional penerbangan, jasa kebandarudaraan (PSC), jasa pelayanan navigasi penerbangan, pajak, asuransi dan lain-lain.

“Beberapa komponen ini sangat dipengaruhi oleh kurs dolar terhadap Rupiah,” ungkap Polana.

Editor Rinai BK

Loading...
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here