Yuk! Coba Wedang Tablet Produksi Mahasiswa UBL

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Minuman tradisional wedang menjadi cukup favorit dikalangan masyarakat. Memiliki segudang manfaat, wedang kerap disajikan ketika pagi dan malam hari. Bahkan tak sedikit yang mengganti kopi dengan wedang untuk alasan kebugaran.

Berbicara wedang, biasanya minuman dengan bahan utama jahe tersebut disajikan dalam bentuk bubuk. Tapi dari tangan dingin sekelompok Mahasiswa Universitas Budi Luhur (UBL), minuman wedang kini berubah menjadi bentuk tablet.

Dosen pembimbing mahasiswa, Retno Fuji Oktaviani SE MM kepada bukamata.co mengatakan wedang tablet yang di produksi mahasiwanya diberi nama wedang lampu lalu lintas.

Loading...
Wedang lampu lalu lintas buatan mahasiswa UBL di produksi dalam bentuk tablet. Foto :(istimewa)

“Kreatifitas wirausaha wedang lampu lalu Lintas oleh Mahasiswa Universitas Budi Luhur ini berawal dari program hibah PKM-K Dikti,”jelas Retno saat ditemui di kampus UBL, Jumat (13/7/2018).

Kelompok mahasiswa yang berhasil menciptakan wirausaha baru tersebut berjumlah sebanyak 5 orang. Yakni Dita, Lulu, Puspa, Yusuf dan Roniansyah.

“Wedang ini merupakan minuman tradisional dengan varian rasa dan warna lampu lalu lintas. Berbahan dasar tanaman tradisional yang dikemas dengan bentuk unik yaitu tablet,”tuturnya.

Ia mengklaim, wedang lampu lalu lintas buatan mahasiswanya itu memiliki variasi warna dan rasa yang belum pernah beredar di pasaran. Sedangkan untuk bahan baku produksi menggunakan bahan alami dan bebas dari zat pengawet kimiawi.

Dengan bentuk tabletnya, wedang lalu lintas menjadi sangat praktis dibawa kemana saja. Sesuai dengan kondisi masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi khususnya di daerah perkotaan.

Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan wedang lalu lintas, saat ini produk nya sudah dipasarkan di area Jakarta selatan. Atau bisa didapat di sekitar kampus Universitas Budi Luhur.

“Selain itu juga bisa di beli secara online di beberapa situs marketplace dengan harga Rp 25 ribu/box,”tuntasnya ***

Laporan : Bambang S
Editor : Adri Akbar

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here