Cekal Dicabut, Pengacara Kivlan Zen Lapor Balik Pelapornya ke Bareskrim

BUKAMATA.CO, JAKARTA - Ferdinand Hutahaean, politikus Partai Demokrat menilai bahwa Kivlan Zen sedang galau dan gusar melihat kondisi yang diluar harapannya. Selain itu juga Kivlan Zen dinilai telah memfitnah Presiden RI ke enam yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Kivlan Zen

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Direktorat Jenderal (Ditjen) Kementerian Hukum dan HAM menyatakan bahwa surat Cekal Kivlan Zen berpergian ke luar negeri sudah dicabut.

Dimana sebelumnya Polri sempat meminta Imigrasi mencegah Kivlan Zen ke luar negeri terkait adanya dugaan penyebaran hoax dan makar oleh purnawirawan Mayjen TNI itu.

“Sudah (dicabut). (Kivlan Zen) sudah sempat (dicegah) tetapi dicabut,” ujar Kasubag Humas Ditjen Imigrasi Kemenkumham, Sam Fernando saat dikonfirmasi, Sabtu (11/05/2019).

Loading...

Aparat sebelumnya Cekal Kivlan, sebagaimana tertera dalam surat Reskrim Mabes Polri nomor B/3248-RES.1.1.2/V/2018/Bareskrim tertanggal 10 Mei 2019, sebagai langkah lanjutan dari SPDP nomor B/93.4a Subdit I/V/2019/Dit Tipidum, tanggal 09 Mei 2019.

“Dimohon bantuan Dirjen Imigrasi agar dapat melakukan pencegahan ke luar negeri selama 6 bulan,” bunyi surat Mabes Polri kepada Kemenkumham itu.

Kemudian juga didalam surat itu juga disebutkan pasal-pasal yang diduga dilanggar oleh Kivlan, yakni; pasal 14 dan atau 15 Undang-Undang nomor 1 tahun 1946 dan pasal 107 Jo. pasal 110 Jo. pasal 87 KUHP dan atau pasal 163Bis Jo. pasal 107 KUHP.

Sementara itu menurut pengacara Kivlan, orang yang melaporkannya, yakni Jalaludin, dilaporkan balik karena video orasinya yang jadi alat bukti Jalaludin, dianggap tak memuat pernyataan terkait makar.

“Kita resmi telah melaporkan balik saudara Jalaludin dengan Pasal 220 KUHP jo Pasal 317 KUHP dengan dasar keterangan palsu atau pun pengaduan palsu,” kata pengacara Kivlan, Pitra Romadoni Nasution di Bareskrim Jalan Trunojoyo Kebayoran Baru Jaksel Sabut (11/5/2019).

Editor Rikmal Hadi
Laporan Bambang S

Loading...
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here