Ditetapkan TSK Makar, Eggi : “Yang Bilang People Power Itu Bapak Amien Rais. Kok Gapapa Biasa Aja,”

BUKAMATA.CO, JAKARTA - Eggi Sudjana Caleg dari Partai Amanat Nasional (PAN) meminta agar Presiden Ir Joko Widodo (Jokowi) mengintervensi kasus hukumnya yang menimpanya.
Eggi Sudjana

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Eggi Sudjana Caleg dari Partai Amanat Nasional (PAN) meminta agar Presiden Ir Joko Widodo (Jokowi) mengintervensi kasus hukumnya yang menimpanya.

Usai dirinya ditetapkan sebagai Tersangka dalam kasus dugaan makar, karena menurut dia agar menunjukan keadilan atas kasus yang menjerat dirinya. Dia mengklaim kalau pidato dirinya soal ‘people power’ bukan bertujuan untuk menggulingkan pemerintahan.

Dirinya juga mengkritik soal ucapan People Power itu awalnya bukan dari mulutnya namun dari Amien Rais yang juga petinggi PAN juga.

Loading...

“Jokowi bisa perintahkan kepada Kapolri (Jenderal Tito Karnavian) untuk tidak ditahan kalau dia (Jokowi) berdemokrasi yang benar,” ujarnya di Polda Metro Jaya, Senin (13/5).

Karena kata dia, kasus yang menjerat dirinya adalah bentuk kriminalisasi.

Menurut Eggi, kalau dirinya tak melanggar pasal makar. Sebab, people power yang ia ucapkan merujuk pada diskualifikasi Jokowi sebagai Capres, bukan sebagai Presiden Republik Indonesia.

“Tuduhan 107 (KUHP) itu kaitannya dengan Presiden kan keliru itu. Salah konstruksi hukumnya, amat sangat salah. Saya sangat baik kepada polisi, cuman saya aneh aja kok seperti tidak mehami konstruksi hukum,” jelas Eggi.

“Jadi dalam pengertian itu, kita tidak ada permufakatan apapun. Sebelumnya lagi ada yang bilang people power itu bapak Amien Rais, tokoh reformasi. Kok gapapa biasa aja,” kata Eggi.

Kasus Eggi ini berawal dari seorang relawan Jokowi-Ma’ruf Center (Pro Jomac) Supriyanto, ia melaporkan Eggi Sudjana ke Bareskrim Polri atas tuduhan penghasutan, pada Jumat (19/4). Laporan tersebut diterima polisi dengan nomor laporan nomor: LP/B/0391/IV/2019/BARESKRIM tertanggal 19 April 2019 dengan tuduhan penghasutan.

Dan perkara yang dilaporkan adalah Tindak Pidana Pengaduan Palsu UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 220 KUHP Pencemaran Nama Baik UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 310 KUHP.

Kemudian juga, Eggi juga dilaporkan seorang wanita bernama Dewi Tanjung ke Polda Metro Jaya pada Rabu (24/4). Dalam laporan itu, Eggi diduga berencana melakukan makar terkait seruan people power yang disampaikan melalui pidatonya.

Dan laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/2424/IV/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus. Tindakan pidana yang dilaporkan adalah dugaan pemufakatan jahat atau makar.

Editor Rikmal Hadi
Laporan Bambang S

Loading...
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here