Ini Ancaman Pasal Bakal Diterima Penyebar Hoaks Surat Suara Tercoblos

BUKAMATA.CO, JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono menyatakan bahwa pihak-pihak yang terkait soal penggelapan duit negara untuk kegiatan kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia digelar Kemenpora RI, akan dipanggil untuk diperiksa.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono (Foto internet)

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya menyatakan akan memberikan pasal berlapis terhadap penyebar hoaks 7 kontainer surat suara tercoblos.

Hal ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono kepada wartawan Jumat (11/1/2018) yang dilansir dari Antara News. “Pelaku ini dikenakan Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang RI No.19 Tahun 2016 tentang perubahan UU RI No.11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,” kata Argo Yuwono saat menyampaikan perkembangan pemeriksaan di Jakarta, Jumat (11/1/2018).

Kemudian juga ditambahkan Argo, tersangka penyebar hoax juga dapat dikenakan Pasal 14 dan Pasal 15 UU No 1/1946 tentang penyebaran berita bohong.

Loading...

Dari beberapa pasal itu, tersangka penyebar hoax terancam pidana penjara enam tahun dan denda Rp1 miliar dari UU ITE, ditambah penjara 2-10 tahun dari UU No.1/1946.

Dalam kesempatan itu, Kombes Pol Argo menyebut pihaknya telah menangkap seorang tersangka penyebar hoax surat suara, berinisial MIK (38).

MIK yang berprofesi guru ditangkap di kediamannya di Cilegon, Banten pada 6 Januari sekitar pukul 22.30 WIB.

MIK pun menambah daftar tersangka yang telah ditetapkan kepolisian sejak kasus surat suara hoax bergulir pada awal Januari.

Bareskrim Mabes Polri sebelumnya menetapkan Bagus Bawana Putra sebagai pembuat dan penyebar hoax, dan tiga tersangka lain J, LS, HY sebagai penyebar berita bohong tujuh kontainer surat suara tercoblos.

Editor Rikmal Hadi
sumber antaranews.com

Loading...
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here