Ketua DPR Minta Polri Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Kebakaran Hutan dan Lahan belakangan menjadi momok yang mengkhawatirkan. Pasalnya, sejumlah daerah yang menjadi langganan Karhutla kembali membara. Titik panas kian hari kian meningkat.

Seperti di Provinsi Kalimantan Tengah yang saat ini terdapat 96 titik panas. Belum lagi Provinsi Jambi yang menghanguskan 63 hektar lahan di kawasan Hutan Harapan akibat pembukaan lahan baru dengan cara membakar lahan.

Atas masalah itu, Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terdiri dari Manggala Agni, TNI, Kepolisian, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk segera melakukan pemadaman pada lahan yang terbakar.

Loading...

Serta melakukan upaya untuk mencegah penyebaran titik api, baik pemadaman melalui darat maupun melalui udara (water bombing).

“Kami mendorong Komisi III DPR meminta Kepolisian RI untuk mengusut dan menindak tegas pelaku pembakaran hutan dan lahan yang membuka lahan baru untuk perkebunan dengan cara membakar,” ucap Bamsoet melalui keterangan tertulis yang diterima bukamata.co, Senin (20/8/2018).

Bamsot melanjutkan, lembaga peradilan segera mengeksekusi kasus hukum yang sudah divonis dan berkekuatan hukum tetap kepada Perusahan ataupun Pelaku pembalakan dan kebakaran hutan. Ia mencontohkan kasus PT Kalista Alam di Meulaboh, Aceh dan PT Merbau Pelalawan Lestari di Riau.

Agar dapat menjadi pelajaran kepada pihak yang akan melakukan pembakaran hutan dan lahan.”kami juga mendorong Komisi V DPR dan Komisi VII DPR meminta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melakukan modifikasi cuaca dengan membuat hujan buatan,” tuturnya.***

 

Laporan : Bambang S
Editor : Adri Akbar

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here