Menteri Agama Kecam Penyerangan Rumah Ibadah di Sleman

BUKAMATA.CO, JAKARTA - Makin maraknya politisi yang menggunakan agama untuk memenuhi hasrat berkuasanya, membuat Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta kepada setiap unsur masyarakat terutama kepala Kanwil Kemenag Provinsi di seluruh Indonesia untuk lebih proaktif dalam menjaga suasana agar tetap damai dan kondusif di tahun politik, dengan tidak menjadikan agama sebagai alat politik praktis.
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Penyerangan rumah ibadah Gereja Saint Lidwina Jambon Trihanggo Gamping Sleman yang sedang melaksanakan ibadah minggu kembali mendapat tanggapan keras. Kali Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyatakan bahwa aksi penyerangan terhadap umat beragama, termasuk pemuka agama, terlebih lagi saat mereka sedang menjalankan ibadah, tidak dibenarkan dengan alasan apa pun.

“Peristiwa tindak kekerasan terhadap sejumlah pemuka agama belakangan ini di beberapa tempat, bahkan terjadi di rumah ibadah, adalah perilaku yang tak bisa dibenarkan sama sekali, atas dasar alasan apa pun juga,” kata Lukman di Jakarta, Minggu (11/2/2018).

Dia berharap aparat bisa segera mengungkap kekerasan itu dan menindak para pelaku sesuai ketentuan yang berlaku.

Loading...

Menag mengajak umat beragama untuk menyerahkan pengusutan kasus-kasus tersebut kepada yang berwajib.

Baca Juga Pelaku Pembacok Jemaat Gereja Jambon Pemuda 23 Tahun Berstatus Mahasiswa

Menag berharap umat juga dapat saling menahan diri dan tidak terprovokasi untuk melakukan tindakan main hakim sendiri.

“Mari kita tingkatkan kewaspadaan dalam mengamankan rumah ibadah dan pemuka agama, utamanya saat kegiatan keagamaan berlangsung,” katanya.

Menag telah menugaskan jajarannya, yaitu para Kepala Kanwil Kemenag Provinsi dan Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota untuk mengambil langkah-langkah strategis dalam memperkuat kerukunan antarumat beragama.

“Saya minta Kanwil dan Kankemenag untuk segera berkoordinasi dengan FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) setempat guna mengambil langkah proaktif dan strategis dalam menguatkan kerukunan umat,” katanya.

Menurut Menag, peran Kanwil dan Kankemenag bersama FKUB penting dalam mensosialisasikan sikap dan pandangan tokoh agama terkait enam rumusan etika kerukunan.

Sejumlah kekerasan terhadap pemuka agama terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

Terdapat penyerangan terhadap pimpinan Pesantren Al hidayah KH Umar Bisri bin KH Sukrowi di Cicalengka Bandung.

Peristiwa serupa juga terjadi di Serang terhadap Biksu dan di Sleman terhadap pendeta. Tindak kekerasan bahkan dilakukan di tempat ibadah.

Editor Rikmal Hadi
sumber antaranews.com

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here