PLN Benarkan Pegawainya Ditangkap Densus 88 Terkait Terorisme

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Detasemen Khusus (Densus) 88 menangkap sejumlah terduga teroris di Pekanbaru, Jumat (27/7/2018). Salah satu terduga teroris yang ditangkap adalah Ardansyah H Daulay alias Daulay.

Ia disebut sebagai salah satu penyandang dana untuk aksi teror yang akan dilakukan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal itu, Manajer SDM & Umum PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau, Habibollah membenarkan bahwa Daulay merupakan pegawai PLN di salah satu rayon di Kota Pekanbaru.

Loading...

“Terkait adanya pemberitaan tentang penangkapan saudara D, yang merupakan salah seorang karyawan PLN, dengan posisi selaku Staf (bukan petinggi) di salah satu Rayon Kota Pekanbaru benar adanya,”ujar Habibollah melalui keterangan tertulisnya, Minggu (29/7/2018).

Namun dirinya enggan mengomentari lebih lanjut soal penangkapan itu. Karena pihak PLN mengaku menyerahkan sepenuhnya masalah tersebut kepada pihak berwajib.

“Pihak PLN tidak bisa memberikan lebih lanjut. Untuk saat ini kami percayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk memproses staf yang bersangkutan sesuai aturan hukum yang berlaku,”tutupnya.

Seperti diketahui sebelumnya Densus 88 anti teror menangkap 5 orang terduga pelaku teroris di Kota Pekanbaru. Para terduga pelaku disebut sudah berangkat ke Mako Brimob pada saat kerusuhan 10 Mei 2018 lalu.

Mereka di danai oleh Daulay dengan dukungan dana sebesar Rp 7 juta. Namun aksi yang dilakukan tidak jadi dilakukan dan kembali ke Riau. Saat hendak kembali, mereka ditangkap oleh Kepolisian Wilayah Sumatera Selatan. Hingga kini Densus 88 masih melakukan sejumlah pengembangan kasus.***

 

Laporan : Bambang S
Editor : Adri Akbar

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here