Sempat Nginap 2 Hari di Hotel Furaya, Kurir Sabu 8 Kg Ditangkap Saat Akan Berangkat Ke Jakarta

BUKAMATA.CO, PEKANBARU - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru berhasil menangkap kurir Narkoba jenis sabu-sabu seberat 8 kilogram. Kurir yang sengaja didatangkan dari Kota Dumai di-inapkan di Hotel Furaya Kota Pekanbaru.
Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto bersama jajaran Senin (21/5/2018) saat melakukan ekspose penangkapan sabu-sabu 8 Kg.

BUKAMATA.CO, PEKANBARU – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru berhasil menangkap kurir Narkoba jenis sabu-sabu seberat 8 kilogram. Kurir yang sengaja didatangkan dari Kota Dumai di-inapkan di Hotel Furaya Kota Pekanbaru.

Dalam keterangan pers saat melakukan ekspose penangkapan tersebut, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto menerangkan bahwa Sabu sebanyak 8 paket seberat 8 Kg tersebut diangkut dengan mobil mewah merek Toyota Fortuner dengan plat polisi B 805 TBU. Modusnya dengan cara disimpan di ban serap (cadangan) dibungkus plastik teh.

Polisi berhasil mengamankan satu pelaku yang juga kurir, laki-laki berinisial HE berusia 39 warga Dumai. Rencananya sabu tersebut akan dikirim ke Kota Jakarta melalui jalur darat dengan menggunakan mobil Toyota Fortuner tersebut.

Loading...

HE ditangkap oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Tampan, ia ditangkap saat di Jalan Sudirman tepat di Simpang Tugu Payung, Kecamatan Bukit Raya, pada Selasa (15/5/2018) lalu.

“Kasus ini masih dikembangkan untuk asal dan tujuan barang haram tersebut,” ungkap Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto Senin (21/5/2018). Dan diterangkan Susanto, sabu ini berasal dari Dumai.

“Kurir ini diupah Rp30 juta untuk pengiriman sabu ke Jakarta melalui jalur darat. Dengan menggunakan mobil mewah Fotuner yang mana sabu diselipkan didalam ban serapnya,” papar Susanto.

Dan masih kata Susanto, sebelumnya mobil sudah dipersiapkan oleh seseorang untuk dipakai tersangka mengirimkan sabu. Dan oleh pemilik barang haram tersebut, berinisial ACE yang saat ini buron, kurirnya menggunakan HE yang sengaja ia datangkan dari Dumai.

“Tersangka warga Dumai, jadi mobil Fortuner ini sudah dipersiapkan oleh seseorang di Leigthon 1, dan diberi uang saku kepada tersangka. Tinggal berangkat, semua sudah dipersiapkan,” terang Susanto.

Diterangkan Susanto, bahwa penangkapan terhadap tersangka ini berdasarkan informasi dari masyarakat, bahwa akan ada seseorang melakukan transaksi dan pengiriman barang dari Dumai. Sesuai keterangan, tersangka berhasil diamankan.

Sementara itu, tersangka mengaku bahwa upah yang dia dapatkan ini rencananya akan dibagi dua sama rekanannya. Setelah sampai dengan selamat sabu ini ke tujuannya menggunakan mobil Fortuner.

“Upah Rp30 juta itu saya bagi dua dengan rekanan lainnya. Untuk mobil dan uang saku Rp5 juta, semuanya sudah dipersiapkan,” tutur HE.

Setelah mendapatkan mobil, tutur HE, dirinya menginap di hotel Furaya Jalan Sudirman, Senin (14/5/2018) sebelum esoknya berhasil ditangkap Polsek Tampan di Sudirman.

“Saya disuruh cek in di Hotel Furaya selama dua hari, sempat menunda keberangkatan lantaran berangkat sendiri ke Jakarta,” singkat HE.

Berdasarkan data dari pihak kepolisian, HE ini adalah mantan residivis pernah dipenjara selama 6 tahun kurungan dalam kasus pencurian dengan kekerasan di Dumai. Dan profesi sebagai kurir narkotika ini ia lakukan sudah 2 kali.

“Dia sudah pernah masuk keluar penjara (residivis.red) kasus curas. Untuk aksi kurir, tersangka ini sudah dua kali melakukannya,” pungkas Susanto.

HE kata Susanto, akan disangkakan dengan Pasal 115 dan 114 Undang-Undang No 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman penjara maksimal 20 tahun penjara.

Laporan Emi
Editor Rikmal Hadi

Loading...
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here