Tersangka Penyebar Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tak Tahu Sumbernya

BUKAMATA.CO, JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono menyatakan bahwa pihak-pihak yang terkait soal penggelapan duit negara untuk kegiatan kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia digelar Kemenpora RI, akan dipanggil untuk diperiksa.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono (Foto internet)

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya menyatakan bahwa tersangka penyebar berita palsu atau hoaks surat suara, MIK (38) tidak dapat menunjukkan sumber rumor ke penyidik.

Bahkan ada kesengajaan dengan merencanakan sendiri dengan menyusun cuitannya di akun twitternya kemudian setelah ramai ditanggapi ia kemudian menghapusnya.

“Informasi (hoaks) tersebut sampai saat ini tidak dibuktikan oleh tersangka mengenai sumbernya. Semua akun medsos (media sosial) yang disampaikan tersangka, tidak ditemukan penyidik,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi, Argo Yuwono di Jakarta, Jumat (11/1/2018) dikutip dari Antara News.

Loading...

Kombes Pol Argo menjelaskan, MIK melalui akun Twitternya @chiechilhie80 menyusun sendiri isi cuitan yang ia unggah ke media sosial tersebut.

“Setelah informasi tersebut viral, tersangka menghapus postingannya dari akun Twitter-nya,? sebut Kombes Pol Argo.

Jajaran Subdit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menangkap MIK pada 6 Januari sekitar pukul 22.30 WIB di kediamannya, Metro Cendana, Kelurahan Kebon Dalam, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, Banten.

Sebelum ditangkap di Cilegon, polisi sempat memburu MIK di Majalengka.

MIK menjadi penyebar hoaks kelima yang ditetapkan polisi sebagai tersangka sejak rumor tujuh kontainer surat suara bergulir di media sosial Twitter pada 2 Januari.

Bareskrim Mabes Polri sebelumnya menetapkan Bagus Bawana Putra sebagai tersangka pembuat dan penyebar hoaks, ditambah J, LS, dan HY sebagai penyebar rumor surat suara tercoblos.

Editor Rikmal Hadi
sumber antaranews.com

Loading...
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here