Mengaku Karyawan, JPNN Polisikan Pelaku Penyebar Isu Terulangnya Tragedi 1998

Akun facebook Antonio Banerra Pelaku Ujaran Kebencian

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Direktur Bisnis PT Jawa Pos National Network (JPNN) Auri Jaya merilis siaran pers sehubungan dengan kasus akun Facebook bernama Antonio Banerra yang mengaku sebagai karyawan JPNN, Sabtu (6/4/2019). Pasalnya akun tersebut menyebar kebencian pada salah satu pasangan calon presiden dan menghasut masyarakat bahwa tragedi kerusuhan 1998 akan terulang kembali apabila pasangan calon presiden tersebut menang di Pilpres 2019.

Di dalam siaran pers yang diterima bukamata.co, JPNN membantah adanya karyawan mereka yang bernama Antonio Banerra. JPNN juga tidak memiliki wartawan atau pun koresponden di Surabaya atas nama tersebut sebagaimana keterangan dalam akun Facebook yang menghebohkan itu.

“Direksi dan manajemen PT JPNN sedang mempersiapkan langkah-langkah hukum untuk melaporkan pemilik akun Antonia Banerra di Facebook. Perbuatan pelaku yang mengumbar ujaran kebencian dengan mengaku sebagai pegawai JPNN telah mencemarkan nama baik kami,” ungkap Auri Jaya di dalam siaran persnya.

Loading...

Mendasari laporan tersebut, Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur telah melakukan analisa dan penyelidikan keberadaan pelaku. Tidak membutuhkan waktu lama, pihak kepolisian berhasil mengamankan dua orang pasangan suami istri terkait kepemilikan akun Facebook Antonio Banerra pada hari ini sekitar pukul 18.45 WIB, dilansir dari laporan perkembangan penangkapan yang diterima bukamata.co

Atas keberhasilan polisi membekuk pemilik akun penyebar kebencian yang mencatut nama JPNN tersebut, Auri Jaya menyampaikan apresiasinya.

“Kami berterima kasih kepada langkah sigap Polda Jatim yang telah menangkap seseorang yang diduga pembuat akun Antonio Banerra di Facebook,” tutup Auri Jaya.

Editor Rinai BK

Loading...
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here