Bamsoet Dukung Program Beasiswa Untuk Kerajaan Tonga

BUKAMATA.CO, JAKARTA - Tingginya nilai impor berdasarkan data milik Badan Pusat Statistik (BPS) yang dilakukan oleh pemerintah dan dunia usaha menyentuh 18,27 miliar dolar sepanjang bulan Juli 2018, angka tertinggi sejak 2008, dan diprediksi nilai tersebut masih akan terus meningkat.
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Pemerintah Indonesia berencana untuk memberikan beasiswa kepada masyarakat Kerajaan Tonga. Beasiswa itu nantinya berupa pendidikan dan pelatihan di bidang pariwisata bagi mahasiswa, pegawai/pejabat pemerintah dan pelaku usaha dari Kerajaan Tonga.

Rencananya, program ini akan disediakan dalam berbagai jenjang pendidikan formal dari tingkat D-III, D-IV, S-1 sampai dengan S-2 dengan pengantar bahasa Inggris.

Demikian disampaikan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo saat bertemu Ketua Parlemen Kerajaan Tonga H E Mr Fatafehi Fakafanua sebelum pembukaan Forum Indonesia – Pacific Parliamentary Partnership (IPPP), di Jakarta, Minggu (22/07/2018).

Loading...

Bamsoet, sapaan akrab Ketua DPR menyebut akan mendukung sepenuhnya program kerjasama tersebut.”Saya berharap pemberian beasiswa dari Pemerintah Indonesia ini bisa membantu menciptakan Sumber Daya Manusia yang unggul dan mempunyai daya saing yang tinggi bagi Kerajaan Tonga,”ucap Bamsoet.

Menurut dia, Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan faktor kunci dalam pertumbuhan ekonomi suatu negara.

Politisi Partai Golkar ini juga menyampaikan Indonesia akan menyambut hangat kedatangan Raja Tonga yang direncanakan ke Indonesia tahun ini. Kunjungan kehormatan tersebut diyakini akan memperkuat hubungan bilateral dan kerja sama kedua negara.

“Terlebih Indonesia telah berkomitmen memberikan bantuan pengembangan sumber daya manusia dan peningkatkan kapasitas bagi masyarakat Kerajaan Tonga. Ini sebagai bagian dari upaya bersama dalam merekatkan hubungan Indonesia dengan Kerajaan Tonga,” terang Bamsoet.

Mantan Ketua Komisi III DPR RI ini mengingatkan tantangan geografis dan global saat ini tidaklah ringan. Karenanya, dari pertemuan IPPP akan menghasilkan program-program kongkrit untuk memperkuat kerjasama dan kemitraan antara Indonesia dan Tonga.

“Kita juga harus mendorong semua anggota Pasific Island Forum (PIF) untuk memanfaatkan PIF sebagai forum utama di Pasifik untuk meningkatkan kerjasama dan memajukan kesejahteraan masyarakat Pasifik,” pungkas Bamsoet.

Untuk diketahui, Ketua DPR RI akan membuka secara resmi forum Indonesia – Pacific Parliamentary Partnership (IPPP) pada hari Senin (23/07/2018) hari ini. Forum IPPP dibuat oleh DPR RI sebagai langkah diplomasi parlemen dalam memperkuat kerjasama Indonesia dengan berbagai negara kawasan Pasifik.***

Laporan : Bambang S
Editor : Adri Akbar

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here