Amankah Susu Kental Manis Untuk Anak? Simak Penuturan Yuli

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Nama Yuli Supriyati belakangan santer menjadi pembicaraan publik. Itu karena kiprahnya dalam kampanye susu kental manis (SKM) bukan susu, menuai respon positif dari sejumlah pihak.

Selama ini masyarakat sudah terkecoh, dengan slogan atau visualisasi yang ditampilkan produsen SKM. Lantas amankah SKM dikonsumsi anak sebagai pengganti susu?

Baca juga : Yuli Dua Tahun Berjuang Melawan Pembohongan Publik Susu Kental Manis

Loading...

Menjawab pertanyaan tersebut, Yuli mengatakan dirinya memiliki pendapat sama dengan banyak pakar kesehatan. termasuk Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Menurut dia, susu kental manis aman jika dikonsumsi dalam bentuk bahan pelengkap makanan.

Seperti martabak dengan topping SKM, es campur, bahkan bila SKM dijadikan campuran pada kopi (kopi susu). “SKM aman dikonsumsi oleh orang dewasa dan dalam batas wajar. SKM menjadi tidak aman apabila dikonsumsi sebagai minuman susu oleh anak-anak terutama balita,”ungkapnya kepada bukamata.co, Selasa (10/7/2018).

Ketua Bidang Kesehatan, Perempuan dan Anak DPN REPDEM itu menjelaskan, SKM mengandung banyak gula dan rendah nilai gizi. Maka akan berdampak buruk bagi pola makan anak dan tentu saja mengganggu tumbuh kembang anak.

Anak dapat ketagihan SKM atau hanya mau makan makanan manis. “Akibatnya kebutuhan gizi anak tidak terpenuhi. Saya harap, penjelasan saya di atas mudah dipahami ya teman-teman,”tuturnya.***

 

Editor : Adri Akbar

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here