Mengharukan Guru Swasta Penderita Kanker Payudara Asal Provinsi Bangka Dibantu Wakilnya di Legislator

Mehoa saat menyuapi makan pasien miskin di RS Dharmais Jakarta

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Kristina Damayanti perempuan kelahiran 26 Juli 1970 yang bekerja sebagai guru swasta di Kota Pangkalpinang ini mengucapkan rasa syukur atas kepedulian yang ia dapatkan. Bagaimana tidak, warga Gang Bandes Desa Mangkol, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah Propinsi Kepulauan Bangka Belitung ini sangat terbantu karena penyakit yang dideritanya Kanker Payudara bisa ditangani dengan serius secara medis.

Adalah Mehoa, yang akrab disapa Meme, ia adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Bangka Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan ini sejak dari awal hingga dirawat di RS Dharmais Jakarta terus fokus memperjuangkan warga yang tergolong tak mampu ini.

Diterangkan Meme, bahwa Kristina Damayanti ini mempunyai suami yang juga guru swasta mempunyai anak 8 orang, dan tergolong keluarga kurang mampu.

Loading...

“Pasien Kanker Payudara ini sedang berjuang untuk dirinya sendiri. Pertama kali sudah pernah menjalani operasi angkat payudara dengan bermodal kartu BPJS Kesehatan di RS Dharmais Khusus Kanker. Namun setelah pemulihan sambil menunggu jadwal Kemtherapi, karena kekurangan biaya proses Kemo bolak balik ke Jakarta dan kurang paham dengan bahaya Kanker Payudara, ibu Kristina menjalani berobat kampung dengan ramu-ramuan tradisional, sering hampir 5 bulan berlalu” papar Meme kepada bukamata.co Selasa (2/1/2017).

Ternyata lanjut Meme, Kanker yang diderita Kristina mulai menjalar ke punggung dan pinggang sehingga tidak dapat bangkit dan berjalan. “Keluarga Ibu Kristina sudah pesimis melihat kondisi ini” ujarnya Meme.

Melihat kondisi yang semakin memprihatinkan ini Meme menjengguk di RS Katolik Baktiwara Pangkalpinang, ia tergerak.

Segera saja ia menghubungi jejaring yang ada. “Karena faktor terbiasa mendampingi pasien rujukan ke RS Jakarta dan Palembang. Maka Proses pemberangkatan Pasien menjadi cepat. Biaya tiket pesawat pasien yang sudah tidak bisa duduk membutuhkan 12 Seat (tempat duduk. Red) diluar pihak keluarga dan perawat pendamping RS dan Oksigen, Ambulance kita tanggulangi semua” paparnya lagi.

Untuk membiayai pasien dikatakan Meme dirinya tidak sendiri, ia juga dibantu koleganya sesama wakil rakyat yakni Ir. Rudianto Tjen anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Bangka Belitung.

“Pak Rudianto menanggung semua biaya tiket pesawat. Bersama Ketua DPRD Propinsi pak Didit Srigusjaya serta pengurus PDI Perjuangan saling bergotong royong” ujar Meme lirih.

Dan untuk lebih memaksimalkan partisipasi masyarakat, Meme menyatakan bahwa dirinya sempat menggalang bantuan pendanaan di akun Media Sosial (Medsos) yakni Facebook miliknya. “Untuk tambahan biaya pasien. Syukur kepada Allah, simpati dan bantuan berdatangan” ujarnya.

Dan saat ini diterangkan Meme, pasien sedang dirawat di RS Dharmais Jakarta. Untuk mengawasi dan membantu proses pengobatan pasien dibantu staf DPR RI Fraksi PDI Perjuangan.

“Dan saat bolak-balik pasien sesuai jadwal pengobatan. Pasien dikawal dengan Ambulance dari pengurus DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta” ujarnya.

Selain itu juga untuk membantu penginapan pasien diterangkan Meme, bahwa Kabupaten Bangka Tengah mempunyai mess Pemda di seputaran RSCM di Jalan Johor Baru serta Ambulance juga disiap melayani pasien-pasien rujukan.

Meme menyatakan dirinya prihatin semakin tingginya angka data pasien Kanker Payudara, Kanker Servis, (mulut) rahim pada kaum perempuan belakangan ini.

“Mehoa ingin menjadi Duta Sadar Antisipasi Kanker (Khusus perempuan ) dengan mengajak para perempuan lebih dini mencegahnya lewat kebiasaan Hidup Sehat terutama merawat Organ Kewanitaan sejak masih muda (belia)” tutup Mehoa.

Editor Rikmal Hadi

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here