Riau Jadi Daerah Terbanyak Penderita Cacat CRS, Ketua DPR Minta Ini

BUKAMATA.CO, JAKARTA - Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta agar seluruh instansi pusat dan daerah untuk segera mengirimkan formasi jabatan yang akan diisi oleh CPNS kepada BKN, agar pelaksanaan perekrutan CPNS dapat dilaksanakan secara serentak sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyebut Provinsi Riau, menjadi daerah terbanyak penderita cacat akibat terkena Congenital Rubella Syndrome (CRS) akut. Hal itu disebabkan rendahnya cakupan imunisasi measles rubella (MR) di Riau.

Maka dari itu, Bamsoet, sapaan akrab Ketua DPR berupaya mendorong Komisi IX DPR untuk berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Pemerintah Daerah (Dinas Kesehatan) didampingi tokoh masyarakat agar memperhatikan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Terutama mengenai diperbolehkannya pemberian imunisasi MR dalam keadaan tertentu. Serta melakukan pendataan yang valid terhadap wilayah yang belum dilakukan imunisasi atau daerah yang masih rendah cakupan imunisasi MR.

Loading...

“Sosialisasi pentingnya imunisasi MR dan dampaknya apabila tidak diimunisasi harus disampaikam ke orang tua,” sebut Bamsoet, Kamis (13/9/2018).

Ia menambahkan, sosialisasi juga dapat meyakinkan orang tua untuk memberikan imunisasi kepada anak-anaknya. Mengingat masih adanya ketidakpercayaan orang tua terhadap imunisasi MR dan masih banyaknya sekolah yang menolak untuk diadakan pemberian vaksin MR kepada para siswanya di daerah tersebut.

“Saya berupaya mendorong Komisi IX DPR meminta Kemenkes bersama Pemerintah Daerah (Dinas Kesehatan) untuk proaktif menjangkau provinsi-provinsi yang masih rendah cakupan imunisasi MR, terutama daerah-daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), guna memenuhi cakupan imunisasi MR minimal 95% di seluruh wilayah Indonesia,” tuturnya.

Kepada masyarakat, khususnya orangtua, Bamsoet meminta agar berperan aktif dalam menyukseskan pemberian imunisasi MR kepada anak-anaknya. Guna meminimalisir kasus CRS yang terjadi. Mengingat dampak dari penyakit tersebut sangat berbahaya dan hanya bisa dicegah dengan cara imunisasi MR.***

 

Laporan : Bambang S
Editor : Adri Akbar

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here