Hakim Diminta Iuran Tak Jelas, Ketua DPR RI Minta Lembaga Peradilan Berikan Keteladanan

BUKAMATA.CO, JAKARTA - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta agar lembaga peradilan harus bersih dari pungutan-pungutan diluar Tupoksi kepada para hakim dan pegawai, agar tidak memicu terjadinya praktik yang tidak sehat di lembaga pengadilan.
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta agar lembaga peradilan harus bersih dari pungutan-pungutan diluar Tupoksi kepada para hakim dan pegawai, agar tidak memicu terjadinya praktik yang tidak sehat di lembaga pengadilan.

Hal ini disampaikan oleh Bamsoet kepada bukamata.co, Jumat (14/9/2018) merespon sejumlah hakim di daerah yang mengeluhkan pada Komisi Yudisial (KY).

Dimana diuraikan Bamsoet, berdasarkan laporan yang disampaikannya modus pungutan tersebut seperti adanya iuran untuk berbagai keperluan untuk merayakan purnabakti seorang Ketua Pengadilan Tinggi, serta untuk menerima kunjungan pejabat pusat ke daerahnya.

Loading...

“Kami meminta MA dan KY melalui Komisi III untuk menghindari adanya pembebanan diluar Tupoksi kepada para hakim dan pegawai, agar tidak memicu terjadinya praktik yang tidak sehat di lembaga pengadilan” ujar Bamsoet.

Selain itu juga Bamsoet meminta semua lembaga peradilan baik di tingkat Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi, dan MA harus memberikan keteladanan dalam bersikap.

“Termasuk membersihkan lembaga peradilan dari praktik yang tidak sehat seperti jual beli perkara” tegasnya.

Editor Rikmal Hadi
Laporan Bambang S

Loading...
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here