Sebanyak 45 RUU Mangkrak, Ini Penjelasan Ketua DPR RI

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Mangkraknya sebanyak 45 Rancangan Undang-Undang (RUU) di Program Legislasi Nasional 2018 hingga saat ini masih belum tuntas dibahas, perlu ada komitmen bersama antara wakil rakyat di senayan dengan pemerintah.

“Saya menghimbau dan mengajak kepada seluruh Anggota DPR RI untuk tetap berkomitmen dalam menuntaskan pembahasan RUU, sehingga dapat sesuai dengan target yang telah ditetapkan” kata Bambang Soesatyo (Bamsoet) kepada bukamata.co Rabu (24/10/2018.

Karena katanya lagi, proses pembahasan RUU bukan hanya menjadi tanggungjawab DPR saja, tetapi juga merupakan tanggungjawab bersama antara DPR dan Pemerintah.

Loading...

“Mulai dari penyusunan Prolegnas sampai pembahasan RUU sebagaimana diatur dalam Pasal 5 dan Pasal 20 UUD NKRI 1945” kata Bamsoet.

Menurut Bamsoet bahwa dalam pembahasan RUU, yang paling penting adalah menghasilkan undang-undang berkualitas dan secara langsung dapat memberikan solusi dan payung hukum bagi permasalahan rakyat, baik di bidang hukum, ekonomi, sosial, politik, dan kesejahteraan masyarakat secara umum.

Dan katanya lagi, dalam proses pembahasan satu RUU, DPR tetap memberi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik atau masukan terhadap pembahasan pasal demi pasal dalam suatu RUU.

“DPR dalam membahas suatu RUU dilakukan secara terbuka dan berkelanjutan tanpa mengenal waktu dan tenaga, serta mengharapkan dukungan dari seluruh masyarakat. ” Tutupnya.

Editor Rikmal Hadi
Laporan Bambang S

Loading...
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here