BKN: Validasi Hasil PPPK Sudah Selesai, Peserta Silahkan Cek Kelulusan

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Kepala Biro Hubungan Masyarakat Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan menyampaikan pengolahan hasil seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 314 instansi sudah selesai proses validasi.

Hal tersebut disampaikan Ridwan melalui rilis, Kamis (4/4/2019) seperti dikutip pada setkab.go.id. Hasil validasi itu diperoleh dari dashboard pengolahan PPPK Tahap I melalui situs SSCASN per tanggal 4 April 2019 pukul 16:35 WIB.

“Dari total 314 instansi, 238 instansi telah ditandatangani oleh Kepala BKN dan 76 instansi di antaranya siap diumumkan,” ujar Ridwan dalam rilisnya tersebut.

Loading...

Sementara untuk tiga instansi lain yaitu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari, Pemkab Kaimana, dan Pemkab Nunukan masih berstatus menunggu approval oleh BKN.

Ridwan menguraikan bahwa sesuai peraturan BKN Nomor 1 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Pengadaan PPPK Pasal 22 ayat (3) dan (6) bahwa hasil penetapan kelulusan diumumkan oleh panitia instansi pengadaan PPPK.

“Peserta yang dinyatakan lulus, selanjutnya mengikuti tahap pemberkasan yang dilakukan instansi sebagai proses pemeriksaan kelengkapan administrasi, paling lambat 15 hari kerja sejak pengumuman kelulusan,” terangnya.

Dari tahapan pemberkasan, lanjut Ridwan, instansi menyampaikan usulan penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) ke BKN untuk kemudian dilakukan verifikasi terhadap lampiran persyaratan berkas peserta. Proses verifikasi penetapan NIP dilakukan BKN dalam jangka waktu 25 hari kerja terhitung sejak penyampaian usul penetapan NIP disampaikan oleh instansi.

Selain melihat pengumuman kelulusan di laman instansi, peserta seleksi PPPK 2019 Tahap I bisa melihat hasil pengumuman kelulusan di laman https://sscasn.bkn.go.id yang dapat diakses dengan credential yang sama ketika mendaftar.

Ridwan mengingatkan bahwa seluruh pelaksanaan seleksi PPPK Tahap I tidak dipungut biaya apa pun.

“Hindari penipuan, lihat pengumuman resmi hanya melalui laman informasi resmi seperti web dan media sosial instansi atau BKN,” tutupnya.

Editor Rinai BK

Loading...
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here