Hari Ini Pertama Masuk Kerja, Mendagri Potong Tunjangan ASN yang Bolos

Mendagri Tjahjo Kumolo memimpin apel hari pertama kerja pasca libur Lebaran 2019, di kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (10/6/2019) pagi. (Foto: Puspen Kemendagri)

BUKAMATA.CO – Hari ini, Senin (10/6/2019) adalah hari pertama masuk kerja pasca libur lebaran bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Untuk itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menegaskan, ASN yang tidak masuk kerja dan tidak mengikuti apel bendera hari ini tanpa alasan yang bisa dipertanggungjawabkan akan diberi sanksi.

Mendagri mengatakan sanksi tersebut mulai dari peringatan tertulis oleh Sekretaris Jenderal, skorsing selama 3 hari hingga Pemotongan Tunjangan Kinerja (Tukin).

“Saya tegaskan bagi ASN yang tidak mengikuti apel pagi ini tanpa alasan yang jelas akan mendapatkan sanksi mulai dari sanksi tertulis, pemotongan tunjangan hingga skorsing,” katanya saat menjadi Inspektur Upacara pada apel bendera di kantor Kemendagri pagi tadi, dilansir dari setkab.go.id

Loading...

Mendagri juga memerintahkan para Pejabat Eselon I dan II dilingkungannya untuk mengecek kehadiran staf pada hari pertama masuk kerja.

“Kepada Eselon I dan II selesai upacara ini, harap mencatat siapa saja staf di bawahnya yang belum hadir pada upacara selain karena sakit dan keperluan keluarga yang sifatnya tidak bisa ditinggalkan,” tegasnya.

Sebagai informasi, sebelumnya telah dikeluarkan surat edaran Menpan-RB Nomor Bf 26/M.SM.00.01/2019 tanggal 27 Mei 2019 tentang Laporan Hasil Pemantauan Kehadiran Aparatur Negara Sesudah Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1440 H. Surat itu menegaskan seluruh Pejabat Pembina Kepegawaian dan pejabat yang berwenang agar melakukan pemantauan kehadiran ASN sesudah Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1440 H, yaitu pada hari Senin, tanggal 10 Juni 2019.

Mendagri menegaskan hal itu dilakukan dalam rangka penegakan disiplin ASN dan optimalisasi pelayanan publik.

Editor Rinai BK

Loading...
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here