Untuk Kepala Daerah, Ini Pesan Dirjen Dukcapil

BUKAMATA.CO, MANADO - Kepala Daerah, baik Walikota dan wakil maupun Bupati dan wakil idsarankan untuk memperhatikan pelayanan administrasi di dinas kependudukan. Hal ini dilakukan untuk memberikan pengawasan dalam pelayanan administrasi bagi masyarakat.
Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arief Fakrulloh (sumber photo Puspen Kemendagri)

BUKAMATA.CO, MANADO – Kepala Daerah, baik Walikota dan wakil maupun Bupati dan wakil idsarankan untuk memperhatikan pelayanan administrasi di dinas kependudukan. Hal ini dilakukan untuk memberikan pengawasan dalam pelayanan administrasi bagi masyarakat.

Sebagaimana dilansir dari laman kemendagri.go.id, Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arief Fakrulloh meminta seluruh kepala daerah untuk memperhatikan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil masing-masing.

“Saya mohon ijin minta tolong Pak Bupati, Pak Walikota, Pak Wakil, Bapak sering tengok-tengok Dukcapilnya”, kata Zudan di acara Pencanangan Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), di Manado, Kamis kemarin (26/4/2018). Acara itu sendiri yang dihadiri para bupati dan Walikota, serta dan Kepala Dinas Dukcapil se-Sulut.

Loading...

Sementara kepada para kepala dinas kependudukan, Zudan meminta agar kantor kependudukan dibuat senyaman mungkin. Sehingga masyarakat yang ingin dilayani merasa betah. Pun ketika kepala daerah mengunjungi, bisa merasa nyaman.

“Jadi saya minta tolong kantornya dibaguskan, layanannya juga dibaguskan” katanya.

Zudan menambahkan perhatian kepala daerah sangat penting untuk meningkatkan kinerja dinas kependudukan. Kunjungan ke kantor dinas juga untuk mematahkan, apakah layanan Adminduk yang dilakukan berjalan baik atau tidak. Sehingga kepala daerah bisa tahu, bila memang ada hambatan atau kendala. Dengan begitu bisa diambil langkah mengatasi itu.

“Pelayanan Dukcapil yang baik untuk menunjukkan kehadiran negara. Ini cermin kehadiran negara (melalui) Puskesmas, rumah sakit, Dukcapil, PTSP. Katakanlah saya mohon maaf yang sedalam-dalamnya, kalau kantor Bappeda jelek itu tak apa-apa, karena itu tak ngurusin rakyat secara langsung” katanya.

Intinya, kata Zudan, semua kantor pemerintahan memiliki penampilan yang bagus dan didukung pelayanan yang sama baiknya. Sehingga negara memang dianggap hadir masyarakat. Sebab indikator dirasakannya kehadiran negara adalah lewat pelayanan publiknya.

“Kehadiran negara harus ditunjukkan melalui pelayanan publik,” katanya.

Editor Rikmal Hadi
Sumber :Puspen Kemendagri

Loading...
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here