Masa Kerja DPR RI Tinggal Sebulan Lagi, Mendagri Kebut RUU Pertanahan Mulai

Tjahjo usai menghadiri Rakor Pembahasan tentang RUU Pertanahan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (22/08/2019).
Tjahjo usai menghadiri Rakor Pembahasan tentang RUU Pertanahan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (22/08/2019).

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Tjahjo Kumolo Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melakukan rapat koordinasi dengan kementerian lainnya untuk menggesa Rancangan Undang-Undang (RUU) Pertanahan. Kebutuhan akan RUU Pertanahan itu dinilai mendesak karena masa kinerja anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan segera habis dalam waktu 1 bulan ke depan.

Hal itu disampaikan Tjahjo dalam keterangan pers yang diterima bukamata.co Kamis 22 Agustus 2019. “RUU Pertanahan ini sudah mendesak ya, DPR tinggal satu bulan masa kerja,” kata dia saat menghadiri Rakor Pembahasan tentang RUU Pertanahan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (22/08/2019).

Dikatakan Tjahjo, rapat digelar dalam rangka menyinkronkan pendapat dan masukan masing-masing Kementerian dan Lembaga sebagai acuan Pemerintah dalam membahas lebih lanjut bersama DPR.

Loading...

“Ini menyinkronkan pendapat daripada masing-masing Kementerian dan Lembaga, baik Kemendagri, Kemenkumham, KLHK, Kementerian ESDM, dimana ada peraturan undang-undang yang mengatur di kementerian masing-masing. Ini akan kita satukan dengan lebih komprehensif sebagai bahan utama acuan pemerintah untuk membahas tim-tim RUU itu dengan DPR yang waktunya tinggal satu bulan,” ujarnya.

Ia menambahkan, di bawah koordinasi Menko Perekonomian, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyempurnaan untuk draft yang telah dibahas sebelumnya dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

“Sudah ada draftnya tinggal menyempurnakan, jangan sampai ada ganjalan masing-masing Kementerian/Lembaga, kewenangan yang menjadi urusan Pemda disinkronisasi dengan materi tim yang dikoordinasikan Pak Menko Perekonomian, kemarin sudah rapat dengan Pak Wapres, supaya segera masuk dalam tim-tim sinkronisasi dengan tim DPR,”imbuhnya.

Editor Rikmal Hadi
Laporan Sarinah Bakri

Loading...
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here