Tak Hanya PNS, TNI-Polri dan Pensiunan Juga Dapat THR dan Gaji Ke-13

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati telah menandatangani Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 57/PMK.05/2019 tentang Perubahan Ketiga Atas PMK Nomor 96/PMK.05/2016 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pemberian Gaji, Pensiun, atau Tunjangan Ke-13 kepada PNS, Prajurit TNI, Anggota Polri, Pejabat Negara, dan Penerima Pensiun atau Tunjangan.

PMK tersebut memastikan Pegawai Negeri Sipil, prajurit Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian RI, pejabat negara hingga pensiunan akan mendapatkan gaji ke-13 sebesar penghasilan bulan Juni, atau setara gaji selama 1 bulan.

Besaran penghasilan yang diberikan kepada PNS, prajurit TNI, anggota Polri, dan Pejabat Negara sudah meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan atau tunjangan umum dan tunjangan kinerja. Sementara untuk pensiunan meliputi pensiun pokok, tunjangan keluarga, dan tunjangan tambahan penghasilan.

Loading...

Tidak hanya itu, pajak Penghasilan terhadap gaji ke-13 ini akan ditanggung pemerintah.

“Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan,” bunyi Pasal 17 PMK Nomor 58/PMK.05/2019 sebagaimana dilansir dari setkab.go.id, Minggu (12/5/2019).

Namun besaran penghasilan yang dimaksud PMK tidak termasuk jenis tunjangan bahaya, tunjangan resiko, tunjangan pengamanan, tunjangan profesi atau tunjangan khusus guru dan dosen atau tunjangan kehormatan, tambahan penghasilan bagi guru PNS, insentif khusus, tunjangan selisih penghasilan, dan tunjangan lain yang sejenis dengan tunjangan kompensasi.

PMK tersebut juga mengatur tentang kelebihan pembayaran yang didapatkan, yaitu apabila PNS, Prajurit TNI, Anggota Polri, Pejabat Negara, dan Penerima Pensiun atau Tunjangan menerima lebih dari satu jenis penghasilan, kelebihan pembayaran tersebut merupakan utang dan wajib dikembalikan pada negara.

Editor Rinai BK

Loading...
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here