Hari Ini, 1,9 Juta Siswa Setingkat SMA di Indonesia Ikuti Ujian Nasional

BUKAMATA.CO, PADANG - Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tahun 2018 di Provinsi Sumatera Barat ada 54 dari total 262 sekolah menengah atas/madrasah aliyah belum melaksanakan Ujian. Terkendalanya kejadian ini karena keterbatasan peralatan dan akses internet.
Ilustrasi pelaksanaan UNBK (sumber photo internet)

BUKAMATA.CO, JAKARTA –Kementerian Pendidikan menyatakan bahwa hari ini sejumlah 1.983.568 siswa setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA) di Indonesia ikuti Ujian Nasional sejak 9 April hingga 12 April.

Dilansir oleh ANTARA Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan menyatakan bahwa untuk hari pertama UN, mata pelajaran yang akan di ujikan adalah Bahasa Indonesia.

“Hari ini sebanyak 1.983.568 siswa SMA/MA mengikuti UN hari pertama yakni Bahasa Indonesia,” ujar Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Daryanto saat meninjau pelaksanaan ujian di SMAN 45 Jakarta, Senin (9/4/2018).

Loading...

Dari seluruh peserta yang mengikuti ujian, ada sekitar 91 persen atau 1.812.565 peserta didik dari 18.353 satuan pendidikan yang mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sebanyak 171.003 murid lainnya mengikuti Ujian Nasional Berbasis Kertas Pensil (UNKP).

Daryanto mengatakan hingga Minggu (8/4) malam, sinkronisasi untuk pelaksanaan UNBK berjalan lancar. “Sekitar 95 persen sudah sinkron. Untuk Jakarta sendiri tidak ada masalah,” katanya.

Pada ujian nasional kali ini, 100 persen wilayah provinsi menyelenggarakan UNBK pada jenjang sekolah menengah atas. UNBK SMA antara lain diselenggarakan di Aceh, Banten, Bangka Belitung, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat,Jawa Timur, Gorontalo, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Nusa Tenggara Barat.

Tidak seperti ujian nasional tahun sebelumnya, pada ujian nasional tahun ini ada soal isian singkat untuk mata pelajaran matematika jenjang SMA atau sederajat, sertifikat hasil ujian nasional (SHUN) menggunakan tanda tangan digital, dan biaya untuk proktor dan pengawas ujian di satuan pendidikan menggunakan dana bantuan operasional sekolah.

Editor Rikmal Hadi
sumber antaranews.com

Loading...
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here