Bagaimana Jika Prabowo Subianto Cawapres Jokowi, Ini Kata Ketum PPP

BUKAMATA.CO, JAKARTA - Prabowo Subianto Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menurut Ketua Umum PPP Romahurmuziy mempunyai peluang duet dengan Joko Widodo (Jokowi) masih terbuka lebar pada Pemilihan Presiden dan Wakil 2019 nanti.
Ketua Umum DPP PPP M. Romahurmuziy

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Prabowo Subianto Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menurut Ketua Umum PPP Romahurmuziy mempunyai peluang duet dengan Joko Widodo (Jokowi) masih terbuka lebar pada Pemilihan Presiden dan Wakil 2019 nanti.

“Semua opsi cawapres pak Jokowi masih terbuka, termasuk dengan Prabowo,” ujar Romahurmuziy sesuai menghadiri acara puncak Harlah ke-84 GP Ansor di Green Pramuka Square, Jakarta, Selasa malam (23/4/2018) dilansir oleh ANTARA.

Dikatakan Ketua Umum PPP yang akrab disapa Romi itu bahwa Presiden Joko Widodo akan berbicara secara terbuka mengenai opsi calon Wakil Presiden pendampingnya, di salah satu stasiun televisi swasta, Rabu (25/4) besok.

Loading...

“Besok malam kita akan melihat di salah satu stasiun televisi, pak Jokowi akan mengatakan semua opsi cawapres masih dibuka. Ini sesuai dengan pernyataan saya,” beber Romi.

Romi mengatakan PPP sangat terbuka dengan siapa pun pilihan cawapres Jokowi nantinya. Tidak terkecuali jika Jokowi pada akhirnya memutuskan berdampingan bersama Prabowo Subianto.

“Saya kira demi kebaikan bangsa ini, kalau kemudian ujaran kebencian yang ada sekarang didasarkan atas pilihan presiden yang berbeda, dan itu bisa disatukan dengan bersatunya dua pemimpin, bagi PPP mengapa tidak,” ujar Romi.

Dia menekankan yang terpenting bangsa ini dapat melalui proses demokrasi Pilpres dengan aman, damai, beradab, bermartabat, serta kontestasi demokrasi menyenangkan serta menghibur bagi rakyat.

Acara puncak Harlah ke-84 GP Ansor dihadiri sejumlah tokoh antara lain Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah, Ketua Umum PPP Romahurmuziy selaku cucu pendiri GP Ansor, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Grace Natalie, politisi Gerindra Moreno Suprapto, Pangdam Jaya Mayjen TNI Joni Supriyanto, serta unsur Polri.

Dalam sambutannya Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Coumas mengatakan GP Ansor sebagai garda terdepan penjaga NKRI, saat ini ingin mendekatkan diri dengan kalangan millenial.

Menurut Yaqut, jika GP Ansor tidak berusaha mendekatkan diri dengan kalangan millenial, maka kalangan millenial akan didekati kelompok anti-NKRI dan anti-keberagaman.

Editor Rikmal Hadi
sumber antaranews.com

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here