Gatot Nurmantyo Dinilai Kepribadian Yang Gagal Total Soal Keindonesiaan

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Pernyataan mantan Panglima TNI yang juga seorang prajurit Sapta Marga, Gatot Nurmantyo dinilai gagal total soal keindonesiaan. Hal ini sehubungan dengan pernyataan Gatot saat melakukan kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil di Provinsi Sumatera Utara ( Sumut) Jumat (23/6/2018).

Demikian disampaikan oleh Benny Dani Ketua Bidang Organisasi DPP Hanura yang juga Wakil Ketua komite 1 DPD Selasa (26/6/2018).

“Seorang Sapta Marga sejati, merah putih itu diatas segala-galanya. Ia lebih penting dari syahwat politik kekuasaan. Pernyataan Gatot yang mengatakan Sumatera Utara tidak bisa dipimpin oleh orang luar, ini mencerminkan bahwa ia sebagai prajurit, TNI apalagii sebagai mantan panglima TNI. Dalam konteks berbangsa dan bernegara, warga Indonesia berhak menempati jabatan apapun dimanapun sepanjang masih di wilayah NKRI” kata Benny.

Loading...

Ditegaskan Benny, pernyataan Gatot tendensius. ” Perlu dicurigia ini seperti ada keberpihakan ke salah satu calon. Mendukung calon itu hak dia, tapi menggunakan isu-isu kesukuan ini perlu dipertanyakan” tegasnya.

“Saya menyesalkan dengan pernyataan Gatot, yang kurang memahami. Dia menjadi pribadi yang gagal total soal keindonesiaan. Jaminan konstitusi kita memberikan hak yang sama. Tidak ada undang-undang atau larangan warga negara memimpin satu daerah. Ingat kedaulatan di tangan rakyat. Bukan dia yang harus ngomong Sumatera tidak boleh dipimpin orang luar” ujarnya.

Tindakan tersebut kata Benny hal tersebut sama saja mencederai hak warga Sumatera Utara. “Kalau warga mau pilih orang luar gimana”ujarnya.

Dikatakan Benny, Gatot harus belajar lagi soal kedaulatan, dan hak-hak warga. “Dia juga belajar banyak dalam kontek berdemokrasi. Kalau di TNI apa kata komandan, kalau poltik dan pemerintah itu tergantung rakyat. Dia harus merubah mensetnya setelah keluar dari militer.”Tukasnya.

Benny mengkritik bahwa apa yang dilakukan Gatot cuma itu hanya untuk memenuhi hasrat berkuasa.

Sebagai anak tentara saya menyesalkan pernyataan itu keluar dari mantan TNI” ujarnya.

Editor Rikmal Hadi
Laporan Danil

Loading...
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here