Gugat Presidential Threshold 20 Persen, Rizal Ramli Peringatkan Jokowi Tak Perlu Takut

BUKAMATA.CO, JAKARTA - Rizal Ramli mengingatkan Joko Widodo (Jokowi) tak perlu takut jika calon yang ikut Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 banyak. Jokowi dipastikan akan tetap masuk dalam putaran kedua.
Rizal Ramli dalam acara sharing dan dukungan dengan akademisi serta praktisi politik di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (9/7/2018).

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Rizal Ramli mengingatkan Joko Widodo (Jokowi) tak perlu takut jika calon yang ikut Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 banyak. Jokowi dipastikan akan tetap masuk dalam putaran kedua.

“Nanti yang paling banyak dan kedua terbanyak. Tidak perlu dagang sapi. Pak Jokowi juga tidak perlu takut karena dia pasti masuk top two,” kata Rizal Ramli yang juga ikut mencalonkan Presiden dalam acara sharing dan dukungan dengan akademisi serta praktisi politik di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (9/7/2018).

Hal ini ia sampaikan sehubungan dengan sistem Pilpres 2019 yang mewajibkan ambang batas Pencapresan alias Presidential Threshold (PT) 20 persen dukungan dari Partai Politik (Parpol).

Loading...

“Harus diakhiri siapapun bisa jadi Presiden, tidak ada batasan untuk itu, dan saat ini sedang dilakukan gugatan PT di Mahkamah Konstitusi (MK)” ujarnya.

Ambang batas pencapresan 20 persen dikatakan Rizal Ramli, ibarat melanggengkan dagangan sapi oleh partai.

“Money politic merusak amanah demokrasi dan tidak sesuai UUD 45. Siapapun warga negara boleh jadi presiden, tidak ada batasan,” katanya lagi.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar, Hadar N Gumay, Koordinator Gerakan Indonesia Bersih Adhie Massardi, dan sejumlah tokoh lainnya.

Sebelumnya putusan Mahkamah Konstitusi menolak uji materi Pasal 222 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Adapun Pasal 222 mengatur ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold.

Partai politik atau gabungan parpol harus memiliki 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara sah nasional pada Pemilu 2014 lalu untuk bisa mengusung pasangan capres dan cawapres.

Editor Rikmal Hadi
Reporter Bambang S

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here