Ini Makna Menu Makan Malam yang Disajikan Dalam Pertemuan Parpol Pendukung Jokowi

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Sembilan Partai Politik (Parpol) pendukung Joko Widodo kembali berkumpul, Senin (6/8/2018) malam. Kesembilan Parpol tersebut diwakili oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) masing-masing. Dimana pertemuan itu dilangsungkan di Jalan Cemara Nomor, Menteng, Jakarta Pusat.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto kepada wartawan mengatakan, salah satu agenda yang dibahas adalah melengkapi program Nawacita jilid II.

“Pertemuan malam ini merupakan lanjutan dari pertemuan dua malam yang lalu. Untuk lebih memperdalam terkait dengan berbagai macam pembahasan-pembahasan. Salah satunya merumuskan kembali Nawacita jilid II,” kata Hasto.

Loading...

Ia melanjutkan, program Nawacita jilid II ini akan berfokus pada penguatan Sumber Daya Manusia (SDM). Sedangkan Nawacita jilid I berfokus pada aspek pembangunan infrastruktur

Dalam penyampaian Hasto, pertemuan juga diawali dengan makan malam bersama. Dimana hal itu menjadi sebuah simbol kekompakan secara politik.

“Dalam politik makanan, kita diajarkan untuk bangga dengan makanan Indonesia. Ada nasgor itu artinya agar dalam masa krusial ini gak saling menggoreng dalam poltik,” ujarnya.

Ia melanjutkan, agar tidak saling menggoreng, maka pihaknya merasa perlu sebuah pandangan yang terang. Maka dari itu ada juga menu sate padang yang disajikan dalam pertemuan itu.

“Itu simbol dari Sumatera Barat sana yang juga jadi bagian dari pembahasan kami bagaimana Pak Jokowi nanti menang di sana. Setelah ada suasana terang,” ujarnya santai.

“Setelah itu, (makanan) Padang akan melebur jadi satu, maka ada bubur Jabar. Setelah melebur, kita solid maka ada bakso,” sambungnya sambil berseloroh.

Karenanya, lanjut Hasto setiap makanan yang ada dalam pertemuan politik pasti memiliki makna. Dirinya juga menyampaikan seluruh daerah yang dibahas pada malam pertemuan akam ditargetkan untuk menang.

Untuk merampungkan hasil pertemuan, dalam waktu dekat seluruh Parpol pendukung Jokowi akan melakuakan finalisasi draft tim kamapnye. Masing-masing partai akan membawa nama yang akan diusulkan kedalam tim.

“Tetapi ini juga masih terbuka. Mengingat kepemimpinan Pak Jokowi itu menyatukan. Sehingga nanti seluruh komponen dari tokoh masyarakat juga kami libatkan dalam tim kampanye tersebut,” tuntasnya.***

 

Laporan : Bambang S
Editor : Adri Akbar

Loading...
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here