Kata Jokowi, Pemilu 2019 Adalah Kontestasi Gagasan, Prestasi Kerja, Jangan Gunakaan Isu SARA

BUKAMATA.CO, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambut gembira atas terpilihnya Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), dalam sidang Majelis Umum PBB, di New York, Amerika Serikat (AS), Jumat (8/6) malam WIB.
Presiden Jokowi (sumber photo setkab.go.id)

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Dalam kontestasi pesta demokrasi kedepan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan agar para pendukung maupun pemilih untuk lebih sehat dan fair. Adu gagasan dan program dalam membangun bangsa ini kedepan lebih baik lebih di kedepankan, dengan demikian, masyarakat bisa menjadi semakin dewasa dan matang dalam berpolitik.

“Kemudian juga masyarakat bisa menguji ide, menguji gagasan, menguji program yang disampaikan atau yang telah dilaksanakan,” kata Presiden di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (17/9) petang dilansir dari setkab.go.id.

Penyampaian ide, gagasan, dan program tersebut menurut Presiden penting untuk dilakukan agar demokrasi di Tanah Air semakin dewasa dan matang.

Loading...

“Saya kira Pemilu ini adalah kontestasi gagasan, kontestasi hasil kerja, kontestasi prestasi, kontestasi rekam jejak,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Presiden mengimbau kepada semua pihak agar dalam Pemilihan Umum maupun Pemilihan Presiden 2019, tidak memakai isu sensitif seperti SARA ataupun dengan cara-cara fitnah.

“Saya kira (penggunaan isu SARA dan fitnah) tidak mendewasakan, tidak mematangkan demokrasi kita,” tandas Presiden.

Mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan itu Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Editor Rikmal Hadi
sumber setkab.go.id

Loading...
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here