Muktamar ke IV PKB di Bali Keluarga Gus Dur Tak Diundang

BUKAMATA.CO, JAKARTA - Fahris Koordinator aksi Tolak Cak Imin (Muhaimin Iskandar) Jadi Wakil Ketua MPR RI menyatakan akan melakukan demonstrasi pada Senin (26/3/2018) pukul 13.00 siang ini. Mereka dikatakan Fahris akan melakukan aksi di tiga titik, yakni di Istana Negara, gedung KPK, dan Sekretariat PKB (Partai Kebangkitan Bangsa. Red).
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (sumber photo suaradewan.com)

BUKAMAT.CO, JAKARTA – Muktamar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke IV di Pulau Bali, bukan hanya dua mantan Sekjen yang tidak diundang ternyata keluarga Almarhum Abdurahman Wahid atau Gus Dur juga tak diundang. Muktamar partai berbasis Nadhliyin itu rencananya akan dihadiri dan dibuka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Kedua mantan Sekjen PKB yang tak diundang itu Sekjen PKB, Lukman Edy dan Abdul Kadir Karding.

Sebagaimana disampaikan oleh Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid atau yang akrab disapa Alissa Wahid mengatakan, bukan hanya kali ini saja keluarga besar Gus Dur tidak diundang dalam Muktamar PKB.

Loading...

“Kita enggak pernah diundang,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (20/08/2019) di Jakarta.

Dikatakan Alissa, PKB saat ini memang terpisah dengan Gus Dur dan keluaragnya. “Iya kan sekarang PKB terpisah dari Gus Dur.

Dan ketika dimintai tanggapan soal tidak diundangnya mantan dua Sekjen PKB dan Keluarga Gus Dur di Muktamar PKB, Alissa meminta wartawan untuk bertanya langsung ke Yenny Wahid.

“Kalau soal PKB ke Mbak Yenny ya bukan ke saya. Kan saya hanya ngurusin jaringan Gusdurian. Kami tegaskan Gusdurian itu non politik praktis,” tegasnya.

Sebagai catatan, sejak ketua umum PKB dijabat oleh Matori Abdul Djalil, partai yang didirikan Gus Dur ini memang kerap dirundung konflik. Setelah memecat ketua umum pertamanya, PKB kubu Gus Dur juga memecat Alwi Shihab. Lalu pada 2005, giliran Muhaimin yang dipecat Gus Dur karena dianggap “main sendiri ke istana”.

Gus Dur memecat kemenakannya itu, karena dianggap telah berkali-kali melalukan kesalahan, yakni gagal mengatur organisasi, bermain mata dengan pemerintah, berambisi menjadi wakil presiden 2009, dan berkonspirasi dengan seorang jenderal yang dekat dengan pemerintah untuk menggulingkan Gus Dur sebagai Ketua Dewan Syura PKB.

Dan akhirnya, Cak Imin pun berhasil merebut tapuk pimpinan PKB dari keluarga Gus Dur hingga sekarang. Terkait hal itu, Alissa Wahid mengaku, PKB Cak Imin hingga saat ini belum meminta maaf.

“Sampai Gus Dur wafat, belum ada rekonsiliasi atau islah. Bagaimana kita mau memaafkan, la wong mereka enggak pernah minta maaf, gak mengakui salah,” tegasnya.

“Intinya, kami tidak pernah menerima permintaan maaf dari pengurus PKB yang ada saat ini,” pungkasnya.

Editor Rikmal Hadi
Laporan Bambang S

Loading...
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here