86 Petugas Meninggal, Mendagri Evaluasi Pelaksanaan Pemilu

Mendagri, Tjahjo Kumolo.

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyatakan hingga hari ini, Senin (22/4/2019) tercatat setidaknya ada 86 Petugas Pemilihan Umum (Pemilu) meninggal dunia sejak hari pencoblosan tanggal 17 April 2019.

Tjahjo mengaku prihatin dengan banyaknya petugas yang meninggal akibat kelelahan dan kecelakaan dalam melaksanakan tugas penyelenggaraan Pemilu Serentak 2019.

Mengutip dari setkab.go.id, Tjahjo setuju dengan usulan dilakukannya evaluasi terhadap penyelenggaraan Pemilu Serentak yang terlalu melelahkan, dan mengakibatkan banyak korban jiwa itu. Namun ia masih menunggu dulu Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil Pemilu.

Loading...

“Kami menunggu usulan dari Bawaslu dan KPU. Itu saja secara prinsip. Ya saya yakin pemerintah akan memberikan penghargaan tapi kalau soal anggaran itu biar nanti Bawaslu dulu fixnya berapa yang sakit, berapa yang gugur termasuk KPPS-nya termasuk para anggota Polri ya,” kata Tjahjo.

Tjahjo meyakini, KPU sekarang sudah membuat evaluasi. Kemendagri juga sudah membuat evaluasi yang menyangkut keputusan MK mengenai Pemilu Serentak.

“Serentaknya itu apakah harus hari, tanggal, jam, bulan yang sama. Yang kedua juga evaluasi di Kementerian dalam Negeri mengenai masa kampanye apakah harus sekian bulan, itu saja,” ujarnya.

Tjahjo mengungkapkan tidak ingin mendesak KPU tapi setelah pengumuman hasil Pemilu secara resmi nanti kemungkinan akan dibahas bersama dengan DPR yang baru.

“Saya kira yang penting bagaimana membangun sebuah sistem pemilu yang demokratis tetapi yang lebih efektif, lebih efisien,” katanya.

Editor Rinai BK

Loading...
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here