Bawaslu: Akun Media Sosial yang Masih Kampanye Selama Masa Tenang akan Dihentikan Otomatis

Bawaslu dan Kementerian Kominfo lakukan konferensi pers di Media Center Kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Sabtu (13/4). (Foto: Kementerian Kominfo)

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Masa tenang Pemilihan Umum (Pemilu) telah dimulai sejak Minggu, 14 April 2019 hingga Selasa, 16 April 2019 besok. Untuk itu, kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) melakukan pengendalian konten politik melalui platform digital.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Semuel A. Pangerapan mengatakan pengendalian iklan dari peserta Pemilu itu tidak akan membatasi hak kebebasan berekspresi warga negara, dikutip dari setkab.go.id

“Konten yang di-upload pada masa tenang oleh siapapun tidak boleh ada yang mengarah kepada kampanye, bukan berarti memberangus kebebasan berekspresi lewat media sosial,” katanya dalam Konferensi Pers di Media Center Kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Sabtu (13/4/2019).

Loading...

Sebelumnya, Bawaslu telah menerapkan larangan untuk memasang iklan pada media massa selama 14-16 April 2019. Kini larangan itu pun berlaku di platform digital maupun media sosial.

“Ini di ruang siber, kalau kita liat tidak boleh lagi mempromosikan, tidak boleh lagi me-reposting,” ujar Semuel.

Pengendalian di platform digital yang akan dilakukan yaitu jika ada yang memasang kembali iklan kampanye maka akan dihapus secara otomatis, jika masih melakukan pelanggaran maka akun tersebut akan dihentikan.

“Saya imbau masyarakat, kita punya mesin yang bisa mencari habis itu kita take down. Kita juga bisa suspend akunnya. Kita mengimbau agar tetap tenang,” tutur Semuel.

Semuel menjelaskan semua pihak harus turut berpartisipasi dalam menjalani masa tenang ini dan menghormati proses Pemilu.

Editor Rinai BK

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here