Poros Hijau : Prabowo Harus Bantu Jokowi Kembalikan Lahannya Untuk Didistribusikan Kepada Rakyat

BUKAMATA.CO, PEKANBARU – Fadil Nandika, Koordinator Poros Hijau Indonesia Riau meminta agar Prabowo Subianto Capres nomor urut 02 mengembalikan lahan HGU miliknya di Provinsi Aceh dan Kalimantan untuk di bagi-bagikan kepada rakyat. Hal ini dilakukan agar mempermudah Jokowi dalam mengentaskan kemiskinan di seluruh pelosok Indonesia sesuai dengan programnya yakni Perhutanan Sosial (PS) dan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA).

Hal ini diungkapkan Fadil saat diskusi menyambut kedatangan Prabowo Subianto ke Provinsi Riau Rabu (13/3/2019) di hotel Evo Pekanbaru.

“Acara ini diselenggarakan oleh kumpulan aktifis lingkungan hidup dan seniman antropolog Riau dan Nasional dalam rangka menyambut kehadiran Bapak Prabowo Subianto untuk meminta dia mau mengembalikan Lahannya untuk kesejahteraan rakyat” kata Fadil.

Loading...

Menurut Fadil dengan diskusi TORA dan PS di Riau ia berharap memudahkan Prabowo mengembalikan HGU/HTI miliknya kepada Pemerintah RI sehingga membantu Jokowi melakukan redistribusi lahan kepada rakyat sekitar hutan di Aceh dan Kalimantan, pada periode kedua kepemimpinan Jokowi.

Acara ini terang Fadil diselenggarakan oleh kumpulan aktifis lingkungan hidup dan seniman antropolog Riau dan Nasional dalam rangka menyambut kehadiran Prabowo Subianto ke Pekanbaru.

Sementara itu menurut Obet Nego Staf Kepresidenan RI Bidang Lingkungan Hidup pada diskusi tersebut menyatakan bahwa hanya dalam kurun waktu 4 lebih ini, Jokowi-JK mampu mewujudkan reforma agraria.

“Menjadikan Indonesia Hijau yang selama dalam pemerintahan sebelumnya bahkan tidak mampu diwujudkan” ungkap Obet Nego..

Dan kata Obet lagi, yang paling dirasakan oleh rakyat adalah program Perhutanan Sosial (PS), dan kemudian terangnya lagi, pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) akan melepaskan 4,1 juta hektar (ha) lahan untuk masyarakat di sekitar areal lahan tersebut melalui pelaksanaan program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA).

“Keluarnya kebijakan tersebut, untuk memberikan kepastian hukum atas penguasaan tanah oleh masyarakat di dalam kawasan hutan dan menyelesaikan sengketa dan konflik dalam kawasan hutan” kata dia.

Tidak hanya itu, selain program TORA, untuk lebih memacu pembangunan di kawasan pinggiran, pemerintah terang Obet juga menggenjot program perhutanan sosial untuk membangun pelosok desa, agar produktif dan membangun keunggulan ekonomi domestik.

Dalam gelaran diskusi tersebut, juga dilakukan deklarasi dukungan kepada Capres 01 Jokowi-Maruf Amin oleh aktifis lingkungan Poros Hijau dan Intelektual muda Nahdliyyin.

Editor Rikmal Hadi
Laporan Wilson PN

Loading...
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here