Relawan Let’s Go Join Nilai Prabowo Tak Punya Empati, Kenapa?

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Aksi Prabowo Subianto yang berjoget diatas mobil mewah dengan diarak ratusan pendukungnya menuai banyak komentar. Salah satunya datang dari Relawan Let’s Go Join (Jokowi-Ma’ruf Amin). Kubu yang berseberangan dengan Prabowo itu menilai aksi tersebut sangat tidak pantas.

Karena mempertontonkan ketidak-empatian-nya terhadap korban bencana gempa bumi di Lombok. Demikian diungkapkan Sekjen Relawan Let’s Go Join Liston Baringbing kepada wartawan, Minggu (12/8/2018).

“Ini kan suasana masih berkabung, saudara-saudara kita di NTB, Pak Jokowi saja langsung bertolak ke lokasi gempa. Lha ini malah joget-joget. Selalu berkoar-koar rakyat sedang susah, tapi ke KPU pake mobil mewah, joget-joget pula. Kalau bisa pakek kuda kampung jangan kuda harga Milyaran,” ucap Liston dengan nada menyindir.

Loading...

Menurut dia, kesedihan dan kekecewaan tak lagi terbendung dihati para korban gempa di NTB saat ini. Bahkan ia menyebut pendukung Prabowo juga sempat membuat warga NTB kecewa. Lantaran mengaitkan bencana yang menelan korban ratusan jiwa itu adalah azab.

“Ironis sekali, ini kenyataan yang sedang terjadi. Lihat kondisi disana korban harus bertahan hidup dan belum lagi menyaksikan keluarga, anak, orang tua dan sanak saudara menjadi korban gempa para pendukung Prabowo terus-terusan membuly dengan mengatakan azab yang menimpa rakyat NTB akibat Gubernur NTB, Tuan Guru Bajang berpindah haluan politik mendukung Presiden Joko Widodo,” sebutnya.

“Mereka sedang tertimpa musibah, jangan malah senang-senang joget-joget dan menganggap itu adalah azab. Empati kalian dimana?,” tuturnya.

Selain itu, Liston juga melihat masih ada kebencian sebagai jurus ampuh dan strategi melumpuhkan nalar dan akal sehat. Kata, dulu strateginya politisasi agama demi menjatuhkan Ahok, kini strateginya politisasi Ahok demi memenangkan Prabowo.

“Inilah hebatnya kubu Prabowo – Sandiaga Uno. Diadu terus dengan memupuk rasa kebencian, jadi musuh kita sebenarnya adalah kebencian. Kini strateginya politisasi Ahok untuk membenturkan pemilih ahok dengan cawapres Jokowi Kyau Ma’ruf Amin,” pungkasnya.***

Laporan : Bambang S
Editor : Adri Akbar

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here