Repdem Lampung : Jokowi Bukan Lawan Sepadan Prabowo Subianto

BUKAMATA.CO, LAMPUNG - Grace Purwo Nugroho Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Provinsi Lampung menilai berat bagi Prabowo Subianto yang berpasangan dengan Sandiaga Uno untuk memenangkan Pilpres 2019 mendatang melawan pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan KH Maruf Amin.
Grace Purwo Nugroho Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Provinsi Lampung

BUKAMATA.CO, LAMPUNG – Grace Purwo Nugroho Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Provinsi Lampung menilai berat bagi Prabowo Subianto yang berpasangan dengan Sandiaga Uno untuk memenangkan Pilpres 2019 mendatang melawan pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan KH Maruf Amin.

Lantaran Prabowo Subianto Capres nomor urut 02, kata Grace, bukan lahir dari rahim rakyat yang turut merasakan kehidupan lapisan bawah, hingga katanya belum tentu memahami persoalan paling mendasar bagi kalangan akar rumput.

“Antara Prabowo dan Jokowi sebenarnya agak susah diperbandingkan apple to apple, karena mereka memiliki latar belakang yang sangat berbeda. Prabowo berlatar belakang priyayi militer sebenarnya tidak pernah merasakan langsung sebagai rakyat biasa yang berjuang sehari-hari. Watak militer yang sangat lekat sangat menyulitkan ketika berpikir dalam skala makro” beber Grace kepada bukamata.co, Rabu siang (24/10/2018).

Loading...

Karena kata Grace lagi, akan berbeda halnya ketika memimpin kesatuan yang terorganisasir dengan memimpin rakyat umum di alam demokrasi ini.

Sedangkan Jokowi Calon Presiden Nomor urut 01, dipaparkan Grace berangkat dari orang biasa (sipil. red) yang sudah sangat berpengalaman memimpin di pemerintahan.

“Mulai Jokowi memimpin usaha meubelnya, hingga menjadi Walikota Solo dua periode kemudian menjadi Gubernur DKI Jakarta, dan saat masih menjadi Presiden RI” beber Grace.

Hal tersebut menurut Grace menjadi kekuatan tersendiri bagi Jokowi untuk dicintai oleh rakyatnya karena berbasis sipil dan lahir dari rahim rakyat.

“Jokowi itu terlatih dan sangat berpengalaman dalam manajemen pemerintahan yang berbasis pelayanan. Jokowi sangat peka dengan kebutuhan masyarakat itu menjadi ciri khas Jokowi” ujarnya.

Dicontohkan Grace, Jokowi juga mampu melakukan langkah politik yang berani dengan memaksa PT Freeport Indonesia untuk menegoisasi ulang kontrak karya perusahaan tambang emas yang dikuasai oleh negara adi daya Amerika Serikat.

“Itu kan tidak gampang, dan endingnya juga menggembirakan bagi rakyat Indonesia perusahaan milik negara kuat pun harus mau tak mau tunduk dengan kedaulatan Indonesia” ujarnya.

Selain itu juga kata Grace yang tak bisa dipungkiri oleh lawannya, bahwa Jokowi sangat gencar melakukan pembangunan infrastruktur yang berkeadilan. Dan tegasnya pembangunan yang dilakukan Jokowi dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.

“Mulai dari paling ujung Bumi Nusantara di Papua yang minim pembangunannya namun di era Jokowi saudara kita disana bisa menikmatinya, pun demikian juga di bagian barat Indonesia, pembangunan itu berjalan, mulai jalan Tol di Pulau Sumatera,” katanya lagi.

Jokowi kata Grace, bukan hanya dicintai bagi rakyatnya saja, namun tegasnya, dipercaya negara-negara luar sebagai negara yang mampu menjadi sahabat bagi warga dunia. “Iven-iven internasional yang digelar di Indonesia tak pernah sekalipun mencoreng muka Indoensia, ini membuktikan bahwa kita negara yang dipercaya” tegasnya.

Sampai sejauh ini, kata Grace, ekonomi Indonesia tetap kokoh meskipun dengan kondisi perekonomian global penuh ketidakpastian. ” 4 tahun pemerintahan Jokowi-JK, di setiap hari besar keagamaan tidak kita temui terjadinya peningkatan bahan pokok kebutuhan hari raya naik gila-gilaan semua stabil” tutupnya.

Editor Rikmal Hadi
Reporter Wilson PN

Loading...
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here