Survei LMIS, La Nyalla Dipastikan Lolos ke Senayan

BUKAMATA.CO, SURABAYA- Sikap ksatria ditunjukan oleh La Nyalla Mahmud Mattalitti selaku Ketua MPW Pemuda Pancasila Jawa Timur. Mantan kader Partai Gerindra ini meluangkan waktunya untuk bertemu langsung dengan Presiden Joko Widodo di Surabaya, di sela agenda kunjungan orang nomor satu itu Republik tersebut ke Jawa Timur, Sabtu (27/10/2018).
La Nyalla Mahmud Mattalitti saat bertemua Presiden Joko Widodo di Surabaya, di sela agenda kunjungan orang nomor satu itu Republik tersebut ke Jawa Timur, Sabtu (27/10/2018).

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Berdasarkan data survei dari Lembaga Media Indonesia Survei (LMIS) Calon Anggota DPD RI dapil Jawa Timur, La Nyalla Mahmud Mataliti, diprediksi bakal melenggang ke Senayan di Pileg 2019 mendatang.

Pasalnya, dari tingkat popularitas maupun tingkat kesukaan masyarakat Jawa Timur terhadap La Nyalla, terbukti mengalahakan para Caleg dari Total 28 orang yang akan maju melalui jalur DPD.

Hal ini terungkap dari hasil temuan dan Survei terhadap masyarakat Jawa Timur, yang dilakukan Lembaga Media Indonesia Survei pada tanggal 22 Februari s/d 8 Maret 2019 lalu.

Loading...

“Tingkat kesukaan masyarakat terhadap La Nyalla mencapai sebesar 88,2 % disusul incumbent yaitu Abdul Qadir Amir Hartono sebesar 79,6 %,” ujar T Permadi dari Lembaga Indonesia Survey, Sabtu (16/3/2019) melalui siaran persnya.

Kemudian kata dia, di urutan kedua dan pada ururtan ketiga Ahmad Nawardi yang juga merupakan incumbent hanya meraih tingkat kesukaan warga sebesar 77,5 %. Sementara urutan ke empat diisi oleh Alfa Isnaeni dengan tingkat kesukaan sebesar 76,7 %, kelima Ahmad Mujahid Ansori sebesar 76,4 % dan ke enam Achmad Rusyad Manfaluti sebesar 76,3 %.

Dari segi popularitas, diantara 28 Calon Anggota DPD Jawa Timur, La Nyalla kata Permadi, juga memiliki tingkat popularitas tertinggi yakni 16,1 %, menempati urutan kedua yaitu Abdul Qadir Amir Hartono sebanyak 13,2 % dan ketiga Ahmad Nawardi dengan 12,9 %.

“Sementara urutan ke empat diisi oleh Alfa Isnaeni dengan 11,4 %, kelima Harbiah Salahuddin dengan 7,7 % dan ke enam Evi Zainal Abidin dengan 7,3 % yang merupakan wajah baru,” tandasnya.

Sementara dari temuan survey terkait elektabilitas, lagi-lagi La Nyalla memiliki tingkat keterpilihannya paling tinggi yaitu dipilih sebanyak 14,8 % dari total responden yang mewakili masyarakat Jawa Timur.

Kemudian diurutan kedua Abdul Qadir Amir Hartono sebanyak 11,1 %, urutan ketiga Ahmad Nawardi dengan 9,7 % diteruskan urutan ke empat, lima dan enam masing-masing Alfa Isnaeni dengan 9,4 %, Mohammad Trijanto dengan 5,7 %, dan Pudjo Basuki dengan 3,9 %.

Kepopuleran La Nyalla menurutnya, tampak menonjol ketimbang 27 Calon Anggota DPD lainya, dikarenakan banyaknya kegiatan bersifat kemasyarakatan dan kepedulian terhadap masyarakat di Jawa Timur diberbagai kota dan kabupaten.

“Sehingga nama La Nyalla sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Jawa Timur,” katanya.

Dari survei tersebut, dipastikan ada 3 tokoh yang berhasil lolos ke senayan selain La Nyalla. “La Nyalla Mahmud Mattaliti La Nyalla tingkat keterpilihannya paling tinggi yaitu dipilih sebanyak 14,8 %, kemudian diurutan kedua Abdul Qadir Amir Hartono sebanyak 11,1 %, urutan ketiga Ahmad Nawardi dengan 9,7 % diteruskan urutan ke empat Alfa Isnaeni dengan 9,4,” tandasnya.

Dari temuan survei tersebut kata Permadi juga ditemukan ada kecenderungan masyarakat yang masih minim mendapat edukasi soal DPD beserta tugas-tugasnya.

Sehingga kata dia, ketika memilih hanya berdasarkan pengetahuan personal para calon tersebut. “Rata-rata warga masih memilih calon Anggota DPD hanya karena melihat fisik, seerti alasan karena orang itu cantik. Atau memakai kopiah, karena kesamaan agama,” ujarnya.

Dari Kesimpulan diatas, diharapkan para calon anggota DPD RI, tidak hanya memikirkan untuk dipilih, tapi bagaimana mengenalkan apa itu DPD secara fungsi, tugas serta wewenangnya.

Untuk diketahui, dalam survei tersebut, Lembaga Media Indonesia Survei mengunakan Metode Multistage Random Sampling, dengan melibatkan 1.421 Warga Jawa Timur dari total 30.155.719 warga yanga sudah memiliki hak pilih di Pemilu 2019, dengan jumlah sebaran DPT di 38 Kota/ Kabupaten.

Survei ini mengunakan Tingkat kepercayaan 95 % Dan Margin of Error kurang lebih 2.6 %. Survei ini dilakukan dengan pertanyaan tertutup, mengunakan kuisioner yang harus diisi oleh responden dan pertanyaan terbuka yang ditanyakan secara langsung pada responden oleh pensurvei.

Editor Rikmal Hadi
Laporan Bambang S

Loading...
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here