Anak Gunung Krakatau Meletus, Ketua DPR RI Minta Semua Pihak Waspada

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Anak Gunung Krakatau yang terletak di Selat Sunda, Provinsi Lampung meletus hingga 99 kali dalam sehari. Untuk itu Ketua DPR RI Bambang Soesatyo memerintahkan semua pihak yang terkait agar waspada. Serta mengutamakan keselamatan masyarakat sekitar gunung.

“Saya sudah minta Komisi terkait untuk mendorong Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),”ucap Bamsoet melalui keterangan tertulis yang diterima bukamata.co, Jumat (13/7/2018).

Koordinasi yang dimaksud bertujuan untuk melakukan langkah-langkah antisipatif yang berkaitan dengan keselamatan dan keamanan masyarakat.

Loading...

Mengingat posisi Anak Gunung Krakatau yang berada di Selat Sunda, banyak dilalui oleh kapal-kapal dagang maupun kapal penumpang. Ditambah dengan aktivitas kapal ferry untuk penyeberangan ke Pulau Jawa atau Sumatera.

“Termasuk juga keamanan warga yang berada di pesisir Banten dan Lampung,”tegasnya.

Ia menambahkan, kementerian terkait, yakni Kementerian Sosial (Kemensos) sebisanya menyiagakan satgas Taruna Bencana (Tagana) dalam mengantisipasi kondisi Gunung Anak Krakatau dengan status level II (waspada).

Kepada pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Politisi Golkar itu meminta agar selalu mengupdate dan memberikan informasi kepada warga.

Tentang situasi dan kondisi status Gunung Anak Krakatau. Apakah letusan tersebut berpotensi menimbulkan gempa ataupun tsunami. Hal itu penting untuk memberikan peringatan dini kepada masyarakat yang beraktivitas disekitar Anak Gunung Krakatau.

“Saya mengimbau masyarakat dan pendak, pengunjung, wisatawan untuk tidak berada ataupun tidak melakukan pendakian serta tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya. Yaitu di seluruh area di dalam radius 1 km dari Kawah Puncak Gunung Anak Krakatau,”himbaunya.***

Laporan : Bambang S
Editor : Adri Akbar

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here