Bamsoet Minta Status Gempa Lombok Jadi Bencana Nasional

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta agar Pemerintah segera menetapkan status gempa Lombok, menjadi bencana nasional. Itu dikarenakan sampai saat ini bantuan yang tersalur kesana masih belum optimal. Bahkan volume gempa susulan masih kerap terjadi denhan magnitudo 6,2 skala richter.

“Saya meminta Kementerian Sosial (Kemensos), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Pemerintah Daerah setempat untuk selalu tetap waspada dan memperhatikan informasi dari BMKG,” ujar Bamsoet kepada bukamata.co melalui keterangan tertulisnya, Jumat (10/8/2018).

Selain itu, dia juga meminta Kemensos sebagai yang memobilisasi bantuan terhadap korban gempa agar tepat sasaran. Dengan memperhatikan informasi dan data yang sudah diverifikasi oleh BPBD.

Loading...

Karena korban gempa Lombok terus mengalami pertambahan. Yakni 259 korban meninggal dunia, 1.033 luka berat, 270.168 orang mengungsi, serta beberapa bangunan yang rusak yaitu 67.857 unit rumah, 468 sekolah, 6 jembatan, 3 rumah sakit, 10 puskesmas, 15 masjid, 50 unit musala dan 20 unit perkantoran.

Kepada Kepolisian RI, Politisi Golkar itu beepesan untuk tetap siaga dalam menjaga ketertiban dan keamanan terhadap pihak-pihak yang memanfaatkan situasi di Lombok, agar dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang terdampak musibah.

“Saya juga menyampaikan bahwa Badan Meteorologi, Geofisika, dan Klimatologi (BMKG) untuk terus menyampaikan informasi berkaitan dengan situasi dan kondisi cuaca maupun kondisi struktur geologi sesar naik flores (Flores Back Arc Thrusting) sebagai pemicu gempa di Lombok,” tuturnya.***

Laporan : Bambang S
Editor : Adri Akbar

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here