Datangi Korban Gempa Lombok, Fahri Hamzah Minta Ini

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah bersama relawan mendatangi posko darurat gempa TNI di Kabupaten Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (8/8/2018). Disana, Fahri disambut ratusan pengungsi gempa yang berada di posko.

Fahri juga sempat melihat langsung kesediaan logistik, termasuk pendistribusiannya bagi korban gempa yang dilakukan oleh para relawan. Selain itu, dirinya juga ingin mengetahui langsung laporan dari posko mengenai korban gempa yang sudah ditemukan dan yang masih dalam pencarian.

“Saya ingin mengetahui korban yang sudah ditemukan, dan yang hilang. Termasuk sudah berapa yang meninggal dunia sampai saat ini,” ujar Fahri Hamzah.

Loading...

Menurut dia, pengecekan langsung ke posko darurat gempa TNI ini sangat penting. Apalagi, dilaporkan hingga saat ini jumlah korban yang meninggal dunia sudan mencapa 162 orang.

“Ini penting. Karena di koran-koran disebut jumlah korban yang meninggal dunia 100 orang. Nah, dari inforsmasi yang saya peroleh dari posko ternyata jumlahnya sudah 162 orang yang meninggal,” sebut Politisi PKS itu.

Katanya, penanganan bencana gempa Lombok memerlukan penanganan khusus. Seperti penanganan bencana tsunami di Aceh. Itu karena masif dimana rumah penduduk dan insrastrukstur semuanya hilang.

“Maka yang dibangun itu, seperti membangun kota baru. Dan ini memerlukan partisipasi semua pihak termasuk dunia internasional,” ujar legislator asal NTB itu.

Bahkan, Fahri melihat penanganan pasca gempa Lombok, tidak bisa ditangani secara biroktaris, tetapi perlu dibentuk satu lembaga yang bisa menampung dan menangani semuanya, mulai dari hulu sampai hilir. Lombok pasca gempa ini, menurut dia memerlukan penanganan yang lebih masif dari pemerintah pusat.

“Itu yang akan saya usulkan nanti. Presiden membuat lembaga seperti BRR Aceh dulu waktu pasca Tsunami itu. Itu yang saya sedang pikirkan setelah identifikasi,” ucapnya.

Ia menambahkan, setelah dihitung secara mendetail jumlah korban jiwa hampir mendekati angka 200 orang. Belum korban luka-luka yang masih dirawat sebanyak 500-an orang. Begitu juga dengan rumah warga yang hampir semua hancur.***

Laporan : Bambang S
Editor : Adri Akbar

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here