Kapal Asing Buang Limbah di Perairan Kepri, Ketua DPR RI Suruh KLHK Minta Ganti Rugi

KRI Siwar-646 ketika mengamankan kapal yang sedang membuang limbah di Perairan Barat Pulau Galang, Kepulauan Riau (Kepri). (foto: google)

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Sebuah kapal berbendera Belanda kedapatan membuang limbah di Perairan Barat Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau oleh Kapal perang KRI Siwar-646 Unsur Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmada I, Senin (8/4/2019) lalu.

Kapal yang diketahui bernama MV. Vox Maxima itu kemudian diamankan bersama satu nakhoda dan lima belas anak buah kapal (ABK).

Terkait hal tersebut, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo di dalam keterangan tertulis yang diterima bukamata.co, hari ini, Kamis (11/4/2019) mendorong TNI AL, Polair, Syahbandar Pelabuhan Batam dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk melakukan penyelidikan.

Loading...

“Berikan sanksi tegas kepada pelaku pencemaran sesuai dengan hukum positif yang berlaku, mengingat dampak yang ditimbulkan oleh pencemaran limbah tersebut cukup besar terhadap lingkungan dan ekosistem di sekitarnya,” kata Bambang.

Sementara itu limbah yang masih tersisa di perairan Kepri, lanjut Bambang, harus dibersihkan agar pencemaran yang terjadi tidak semakin parah dan meluas.

Bambang juga meminta KLHK melalui Dinas Lingkungan Hidup Kepri untuk menguji kembali sampel air yang tercemar limbah tersebut serta melakukan kajian mendalam tentang dampak limbah terhadap biota laut.

Selanjutnya, Bambang Soesatyo juga mendorong KLHK untuk meminta pertanggungjawaban kepada pihak pemilik Kapal berbendera Belanda tersebut agar dapat mengganti kerusakan ataupun kerugian akibat pembuangan limbah yang dilakukan.

Agar tidak kecolongan lagi, Bambang meminta TNI AL, Polair bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) untuk terus mengawasi secara ketat perairan-perairan yang menjadi kawasan lalu lintas kapal besar terutama kapal asing pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM), guna mencegah adanya kesengajaan pembuangan minyak dan bahan bakar (oil dumping) di laut.

Editor Rinai BK

Loading...
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here