Politisi PDIP Ini Tawarkan Solusi Atasi Kemacetan Dengan Berbasis Lingkungan & Berkebudayaan

BUKAMATA.CO, YOGYAKARTA – Rencana Pemerintah Kota Yogyakarta dengan penambahan angkutan umum untuk mengintegrasikan keberadaan kantong parkir dengan tempat wisata perlu adanya pengkajian lebih mendalam. Dikarenakan daya tampung jalan antara infrastruktur jalan dengan populasi kendaraan semakin timpang, ini diperparah ketika musim liburan terjadi.

Dalam beberapa tahun belakangan pembangunan jalan di kota yogyakarta mengalami kemandekkan, namun populasi kendaraan semakin meningkat. Dengan adanya rencana penambahan angkutan umum oleh Pemkot, menurut pandangan A. Fokki Ardiyanto selaku Anggota Pansus Raperda Transportasi Lokal dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Yogyakarta, akan semakin memperburuk keruwetan lalu lintas di Kota Yogyakarta.

Apalagi kondisi kantong parkir serta parkir di sayap-sayap lokasi wisata belum diimbangi fasilitas yang memadai ketika ada penambahan moda transportasi yang mengintegrasikan ke tempat wisata. Hal ini semakin membuat suasana menjadi tidak nyaman dengan kemacetan hampir di setiap jalan di Kota Yogyakarta.

Loading...

Di sisi lain akomodasi transportasi yang khas mencirikan Kota Yogyakarta yang notabene kota pariwisata yang berkebudayaan belum dimanfaatkan secara maksimal dalam mendukung pariwisata Kota Yogyakarta.

“Integrasi sarana transportasi berkebudayaan yang dimaksud dapat berupa sepeda dengan ditopang penyediaan terminal Sepeda yang dapat didanai oleh pemerintah Kota Yogyakarta sebagai sarana penunjang interkoneksi objek wisata. Dalam pengoperasionalannya wisatawan dapat memakai sepeda tersebut sebagai salah satu fasilitas dari Pemkot. serta sarana transportasi tradisional yang lain berupa becak dan andong.” saran Fokky.

Disamping itu tambah Fokky, sarana transportasi wisata yang berkebudayaan khas Kota Yogyakarta sebagai kota wisata, kota budaya, dan kota sepeda yang aman dan nyaman dapat mewujudkan sebagai kota yang nyaman huni dan nyaman wisata.

“Dalam pengimplementasiannya dibutuhkan payung hukum yang jelas guna mensukseskan Kota Yogyakarta sebagai kota pariwisata yang nyaman, aman serta berdaya saing.” pungkas Fokki.

Reporter Bramantyo Asdi

Loading...
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here