Siti Nurbaya, Orang Paling Pertama Harus “Dibuang” Jokowi

Siti Nurbaya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Siti Nurbaya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Rinaldi, Ketua Komite Pimpinan Wilayah Serikat Tani Nasional (KPW- STN) Provinsi Riau mendesak agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera melakukan evaluasi kinerja Siti Nurbaya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).

“Presiden Jokowi tak perlu menunggu lama-lama, untuk segera memecat Siti Nurbaya, kinerjanya hingga kini tak menunjukan hasil yang baik, justru menambah beban presiden” katanya kepada bukamata.co, Rabu malam, (11/9/2019).

Siti, kata Chenal panggilan akrab aktifis tani asal Riau ini, tak mampu menangani secara dini Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Bumi Lancang Kuning.

Loading...

“Pulau Sumatera membara karena Karhutla, kebijakan terhadap perlindungan hutan yang tersisa bahkan penguasaan lahan oleh korporasi terus terjadi” tegasnya.

Dikatakan dia, Badan Restorasi Gambut (BRG) yang diharapkan dapat memulihkan lahan gambut dari pengrusakan oleh perusahaan sawit maupun Hutan Tanaman Industri (HTI) hingga akhir masa kepemipinan Jokowi tak memberikan hasil, meski anggaran yang tidak sedikit digelontorkan.

Siti juga kata Chenal, gagal membuat kebijakan yang pro lingkungan dan pro petani. Pasalnya kata dia, hingga kini lahan-lahan masih didominasi oleh pemilik modal-modal besar.

“Karhutla di Indonesia yang semakin menggila salah satu contoh membuktikan bahwa Siti itu gagal, kebijakan yang salah ini meracuni jutaan rakyat dengan asap beracun Karhutla tersebut” tegas Chenal.

Data yang disampaikan oleh Direktorat Jenderal Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, tercatat 30.065 hektare hutan dan lahan di Riau terbakar selama tahun 2019.

Sementara itu, Polda Riau menetapkan perusahaan perkebunan sawit PT SSS sebagai tersangka dalam perkara kebakaran hutan dan lahan. Perusahaan tersebut berada di Kabupaten Pelalawan.

Laporan Wilson
Editor Ady Kuswanto

Loading...
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here